Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


Warga Apresiasi, Pembangunan Saluran Depan UNIKI Bireuen

KabarJW- Selama enam tahun, warga selalu mengeluhkan kondisi jalan di depan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), tepatnya jalan lintas nasional di Gampong Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Kondisi yang sempat menelan jiwa, dan pelintas jalan tersebut, yang terperosok ke dalam lubang, kini sudah dapat dihindari.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)- I Aceh telah membangun saluran pembuang U-Ditch, sepanjang 300 meter di area tersebut pada tahun 2022-2023.

Amzir Ishak, Keuchik Blang Bladeh, saat ditemui oleh KabarJW.com (7/3/2024), berterimakasih atas respon cepat BPJN-I Aceh, PUPR Bireuen, serta mengapresiasi pengurus kampus UNIKI.

“Kami sudah berulang kali menyurati pihak terkait mengenai perihal ini, dan akhirnya ditindaklanjuti. Terimakasih kepada semua pihak dan media, terkhusus Jurnalis Warga Bireuen yang secara terus menerus mempublikasikan dan mengadvokasi kondisi jalan tersebut dan dampak bagi pengguna jalan,” ungkapnya.

Selain itu, Drs Jailani SH MM, Wakil Rektor III UNIKI, juga menyampaikan hal serupa, karena akhirnya aliran air sudah lancar dan tidak ada genangan lagi.

Risda, pelaksana kegiatan dilapangan dari PT Delta Batara Jaya– KSO PT Andalusia Samudra, menjelaskan bahwa pelaksanaannya secara Tahun Jamak (Multiyears).

Kegiatan Tahun Jamak (Multiyears) adalah pelaksanaan pekerjaan yang mengikat dana anggaran untuk masa lebih dari 1 (satu) Tahun Anggaran yang dilaksanakan dan dibiayai melalui APBD Kabupaten Bireuen, APBD Provinsi, APBN dan/atau Sumber dana lainnya yang sah dan tidak mengikat.

Mengenai volume tergantung kebutuhan dilapangan, namun direncanakan tembus hingga ke Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Kecamatan Jeumpa, supaya terintegrasi langsung ke saluran pembuang, tidak meluap jika musim penghujan.

“Saluran beton bertulang besi tersebut ukuranya 1 meter, lebar 1 meter, tinggi sa1tu meter, lantainya 15 cm, dan menggunakan penutup secara terpisah,” urainya.

Mengenai beberapa unit tiang listrik dilokasi terpisah, akan ditangani secara  manual untuk menghindari resiko kecelakaan.

Sedangkan kabel milik Telkom, pipa PDAM sudah dikordinasikan juga, supaya para petugasnya masing – masing hadir saat dibutuhkan.

 

Penulis : Afrizal/ Jurnalis Warga Bireuen


Posting Komentar

0 Komentar