Lagi, Remaja di Bireuen Terkendala Biaya untuk Berobat

 

Reza Pahlepy (14) mengidap penyakit bocor jantung yang beralamat di Blang Tambu, Kecamatan Simpang Mamplam.

Buah hati pertama dari Munawar (41) dan Linawati (42) diketahui mengalami bocor jantung sejak usia 12 tahun. Reza sudah ditangani di RSUD Fauziah Bireuen lalu dirujuk ke RSUZA Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan di RSUZA dan RS Malahayati, dokter merekomendasikan Reza untuk dibawa ke RS Adam Malik Medan untuk dilakukan pengobatan lanjutan dan tindakan operasi.

Ibunya mengatakan Reza sudah sempat dibawa ke RS Adam Malik Medan pada bulan Maret 2020, tetapi ternyata tidak bisa dilakukan tindakan karena ada pembengkakan pada jantungnya, jadi harus ditunda untuk operasi.

"Harusnya ini sudah balik ke RS Adam Malik lagi, namun yang menjadi kendala keluarga saat ini adalah biaya akomodasi perjalanan kesana yang kami tidak sanggup karena keterbatasan ekonomi keluarga.". Ungkap ibunya ketika dikunjungi di kediamannya.

Ayahnya yang bekerja sebagai petani dan ibunya sebagai ibu rumah tangga sangat terkendala untuk biaya pengobatan. Selama ini untuk membantu biaya pengobatan, ibunya mencoba berjualan kue untuk dititipkan di warung kopi kecil di desanya.

Reza sebelumnya bersekolah dan mengaji di Dayah Arongan kelas 2 SMP, tetapi selama setahun terakhir ini Reza tidak masuk sekolah karena mudah sekali lelah dan sulit bernafas karena penyakit yang dideritanya.

Ibunya mengatakan Senin yang akan datang ini akan kembali ke RS Malahayati Bireuen untuk mengambil rujukan dan akan berobat kembali ke RS Adam Malik untuk melihat keadaannya apakah bisa ditindaklanjuti untuk melakukan operasi.

 

Penulis : Nurul Daba

Related Posts:

0 Response to "Lagi, Remaja di Bireuen Terkendala Biaya untuk Berobat"

Posting Komentar