HMI MPO Bireuen Datangi Kejari, Tanyakan Kasus Dugaan Korupsi Bansos UEP yang Dihentikan

 


Pengurus baru Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO), cabang Bireuen bersilaturahmi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten Bireuen yang disambut langsung oleh Mohammad Farid Rumdana selaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari). Senin. (30/08/2021).

Junaidi Ahamid selaku ketua umum HMI MPO cabang Bireuen, mengatakan sebagai pengurus baru ingin melakukan silaturahmi dengan Kajari yang juga baru dilantik pada 6 Agustus 2021.

Selain memperat silahturahmi, pada kesempatan tersebut juga membahas isu yang sedang hangat di perbincangkan di media sosial. Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi masyarakat miskin di Dinas Sosial Kabupaten Bireuen tahun anggaran 2021, yang telah dihentikan.

“kami ingin agar Kajari Bireuen bisa menindaklanjuti  kasus-kasus korupsi yang terjadi di kabupaten Bireuen, dengan menindak tegas para koruptor sesuai aturan yang berlaku dan tidak tebang pilih. Termasuk dugaan korupsi Bansos UEP” tegas Junaidi. Dirinya juga menambahkan bahwa HMI siap berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah untuk senantiasa membantu pemberantasan korupsi di Bireuen.

Pada pertemuan tersebut Kajari menerima dengan baik kunjungan dan silaturahmi pengurus HMI MPO Bireuen, dirinya juga membutuhkan doa dan dukungan agar sama-sama mengawal proses hukum di kabupaten Bireuen.

“kami senang ada yang datang berdiskusi dengan kami, dan memang benar kasus dugaan Bansos UEP tersebut sudah dihentikan. Namun jika nanti adanya bukti baru, valid, akurat, terpercaya, dan dapat di pertanggung jawabkan maka kasus ini kami buka kembali," pungkasnya kemudian.


Penulis : Halimatul Sakdiah (Jurnalis warga)


Related Posts:

0 Response to "HMI MPO Bireuen Datangi Kejari, Tanyakan Kasus Dugaan Korupsi Bansos UEP yang Dihentikan"

Posting Komentar