BEM FK Unimal bersama IDI Lhokseumawe Salurkan 1250 Masker untuk Masyarakat


Mewabahnya virus Corona berakibat pada menurunnya perekonomian dunia serta melonjaknya harga kebutuhan masyarakat.   Banyak pihak yang kemudian saling bahu membahu mengulurkan bantuan dengan berbagai cara.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Malikussaleh (Unimal) bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lhokseumawe menggelar aksi gerakan 1000 masker.

Aksi ini dilakukan bertahap sejak Selasa (23/4/2020) dengan titik pembagian yang berbeda di seputar Lhokseumawe.

Ketua BEM FK Unimal, Farid Husaini mengungkapkan rasa terimakasih terhadap donatur.

"BEM FK Unimal bekerjasama dengan IDI Lhokseumawe telah menyalurkan 1250 masker untuk masyarakat di beberapa titik berbeda sejak 23 April lalu. Untuk itu kami ucapkan terimakasih banyak  kepada donatur, guru, senior dan semua pihak yang terlibat dalam aksi tersebut," katanya, Selasa (28/4/2020).

Adapun tujuan pembagian masker ini, Kepala Departemen Infokom BEM FK Unimal, Muhammad Naufal Arif mengatakan pembagian masker sebagai bentuk pencegahan akan penyebaran virus Corona yang semakin bertambah.

“Tujuan dari kegiatan pembagian masker ini adalah sebagai bentuk pencegahan akan penyebaran corona yang semakin bertambah signifikan dalam beberapa hari ini," katanya.

Ia juga berharap agar masker yang dibagikan dapat digunakan oleh masyarakat ketika terpaksa melakukan aktivitas di luar rumah.

"Kami berharap agar masker yang sudah dibagikan selalu dipakai ketika keluar dari rumah, karena ini bisa menjadi alat untuk memproteksi diri kita dari penyebaran virus Corona ini," ujarnya. JW/Rahmad 

Related Posts:

Seminar Online, Rahmad Asri Sufa: Pemuda Tidak Boleh Berhenti Berfikir


Bireuen - Mewabahnya Pandemi virus Corona atau Covid-19 di seluruh dunia, memicu setiap aktivitas yang dilakukan oleh warga, tak terkecuali Indonesia. Covid-19 hadir di Indonesia seakan-akan pahlawan di siang bolong yang meluluhlantakkan setiap aktivitas di kalangan masyarakat. Diantaranya Provinsi Aceh yang begitu terdampak dari Covid-19, sehingga aktivitas ekonomi, pembangunan infrastruktur, juga pendidikan begitu merosot, sehingga proses belajar mengajar (PBM) di sekolah/universitas terhenti, Sabtu (25/4/2020)

Rahmat Asri Sufa, Tokoh muda Aceh intens menumbuhkan inovasi dan menginisiasi pembelajaran secara online melalui Room Discussion.

"Iya Alhamdulillah, ini diskusi ke 7 secara daring yang saya laksanakan, dan spesialnya kita Menyambut awal Ramadhan dengan mengangkat tema 'Solidarits Menyambut Bulan Suci Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19', sehingga kaula muda tidak terhenti dalam berpikir dan tetap kritis mengikuti diskusi secara daring ini", tegas Dosen muda ini

Ruang diskusi tersebut melibatkan narasumber dari tiga daerah yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Kalimantan Timur.

"Room Discussion ini menghadirkan 3 narasumber dari berbagai daerah diantaranya, Tgk. Khairul Laweung, M.Ag  Dosen UIN Ar-Raniry juga aktivis sosial dan sekarang dipercayakan sebagai pansus Pemda Aceh dalam penanganan covid-19, Dini Hikmayani Nasution, M.Si Dosen yang juga Tokoh Perempuan Sumatera Utara, dan Daniel Abadi Sihotang, ST tokoh muda asal Kaltim yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris Umum DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Kaltim", ujar Rahmat

Disisi lain, Tgk. Khairul Laweung, M.Ag menegaskan bahwa anak muda Aceh harus bergerak dan menjalankan protokol pemerintah dalam penanganan virus corona.

"Kaum muda Aceh harus terus berbuat dan tetap mengikuti protokol pemerintah dalam penanganan covid-19, semoga kita menyambut Ramadhan ini dengan penuh Rahmat", ungkap Sekjend Karang Taruna Aceh sekaligus Ketua ISKADA Aceh ini

Menurut Dini  Hikmayani Nasution, perempuan juga bisa berkiprah di rumah melalui home industri dan skill yang memadai, walaupun di tengah wabah, inspirasi harus tetap jalan.

Sementara Daniel Sihotang menyampaikan bahwa nilai solidaritas umat islam dalam bulan ramadhan sangat terasa dan mereka saling membantu di Kaltim.

"Solidaritas Ramadhan untuk saudaraku yang beragama Islam sangatlah terasa, saya memiliki banyak teman Muslim dan saling berbagi di Bulan Ramadhan, bahkan kami di Kaltim sering bergotong royong dalam skala besar bersama pemuda dan warga NU juga Muhammadiyah di sana", tutup Daniel yang juga Mahasiswa Pascasarjana Universitas Mulawarman. JW/Rahmad 

Related Posts:

Tetap Jaga Jarak, Jurnalis Warga PPMN Lakukan Mentoring Reguler


Matangglumpangdua-Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN)  adakan mentoring reguler jurnalis warga dengan menjaga jarak dan memakai masker bagi semua peserta. Kegiatan tersebut berlangsung di Jati Coffe Paya Meuneng Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen, Kamis 23/4/2020. 

Koordinator JW Nurmalis menyampaikan bahwa tujuan diadakan mentoring untuk melakukan diskusi terkait berbagai kegiatan jw tahun ini. Mentoring reguler secara langsung hanya dilaksanakan sekali saja dengan berbagai pertimbangan karena wabah COVID 19.

"Pertemuan ini diadakan sebagai ruang diskusi dan penyampaian program kegiatan jw yang akan kita laksanakan nanti, ini hanya satu kali saja, selanjutnya akan ada pembinaan secara online," papar Nurmalis 

Adapun program kegiatan yang akan dilaksanakan bersama jurnalis warga selama tiga bulan kedepan adalah pembuatan vidio edukasi dan cetak newsletter terkait virus corona. 

"Selain menulis sebagai kegiatan rutin jw  kita juga akan membuat vidio edukasi dan newsletter tentang virus corona. Ini penting sebagai media untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat terkait COVID 19 dan pola pencegahannya," paparnya. 

Kegiatan mentoring tersebut dihadiri 14  jurnalis warga dari masing-masing gampong binaan diantaranya Seuneubok Rawa, Alue Peuno, Paya Meuneng, Karieng, Paya Cut, Neuheun, Pante Gajah, Meunasah Nibong,  Pulo Pisang, Sagoe, Uteun Bunta dan Pante Ara. JW/Rahmadsyah/Ruslan

Related Posts:

Aparatur Gampong Pante Gajah Larang Mudik Warganya Yang Dari Luar Daerah


Aparatur Gampong Pante Gajah Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen himbau warganya yang berada diluar daerah tidak melakukan mudik menjelang ramadhan dan lebaran. Hal ini dilakukan untuk mencegah menularnya COVID-19 dan menjaga keamanan warga setempat.

Mukhlis, Sekretaris Desa Pante Gajah menegaskan kepada seluruh masyarakat gampong agar menjalankan himbauan tersebut demi kebaikan bersama. 

"Saya menghimbau kepada seluruh warga yang berada diluar daerah atau luar negeri agar tidak melakukan mudik, sayangilah keluarga anda, saudara dan tetangga anda," paparnya dalam sebuah vidio singkat.

Selain itu, Mukhlis selaku ketua satgas penanggulangan COVID-19 menyampaikan kepada jurnalis warga (5/4), timnya  telah melakukan penyemprotan disinfektan kepada semua rumah warga dan fasilitas publik di Gampong Pante Gajah. Mukhlis juga mengingatkan agar warga tetap menjaga kebersihan dan mengkonsumsi makanan bergizi untuk menjaga kesehatan tubuh. JW/Syafiani

Related Posts:

Keuchik Gampong Seuneubok Rawa Ajak Warga Antisipasi Penyebaran Virus Corona


Keuchik Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen Ruslan, S.Sos, mengajak warga lakukan pencegahan penularan virus corona dengan menjaga kebersihan dan  pola hidup sehat. Selain itu Ruslan juga menghimbau kepada warga yang baru pulang dari luar kota agar melakukan isolasi diri di rumahnya. Hal ini disampaikannya ketika melakukan edukasi pencegahan virus corona di Gampong Seuneubok Rawa, Sabtu, 4 April 2020. 

"Mari kita saling menjaga kebersihahan dan tetap berada di rumah jika tidak ada hal penting untuk dilakukan diluar," ajak Ruslan.

Pada waktu yang sama, aparatur desa beserta satgas penanggulangan COVID 19 lakukan penyemprotan disinfektan kepada seluruh rumah warga dan fasilitas umum seperti menasah, mesjid serta gedung sekolah. Hal ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah menularnya virus bagi warga setempat.

Keuchik Ruslan sangat berterimakasih atas kerjasama seluruh aparatur gampong dan pihak lainnya dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. 

"Kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan virus adalah poin dasar yang sangat penting, oleh sebab itu kita sangat berharap kerjasamanya," lanjut Ruslan.

Pada saat dilakukan penyemprotan disinfektan, turut didampingi oleh Babinsa, polsek dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Cot Ijue Kecamatan Peusangan. JW/Achyarnis.

Related Posts:

Cegah Penyebaran COVID 19, Pemerintah Gampong Neuheun Lakukan Penyemprotan Disinfektan


Pemerintah Gampong Neuheun Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen lakukan penyemprotan disinfektan pada fasilitas publik dan rumah warga, Sabtu 4/4/2020.

Lukman, A.Md Keuchik setempat sekaligus Ketua Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Gampong Neuheun menyampaikan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk mencegah menularnya virus corona dikalangan masyarakat.

"Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona dengan harapan dapat meminimalisir penyebarannya," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut  juga dilakukan sosialisasi pencegahan dan pengurangan aktivitas diluar rumah bagi warga Gampong  serta langkah protokoler kesehatan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

Lukman menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut dibiayai  oleh Dana Desa sesuai dengan petunjuk yang sudah ada.

"Kegiatan ini sepenuhnya menggunakan dana desa dan saat ini sedang dalam proses pembahasan APBG-P," ujarnya.

Lukman sangat berharap upaya pencegahan wabah penyakit tersebut mendapat dukungan penuh dari semua pihak demi kebaikan bersama.  Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Babinsa, Kapolsek, Tim Puskesmas, Serta Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Peusangan. JW/Rahmadsyah

Related Posts:

Keuchik Meunasah Nibong Akan Gunakan 92 Juta DD Untuk Cegah COVID-19


Keuchik Meunasah Nibong Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen Mulyadi, komitmen lakukan pencegahan penyebaran virus corona bagi warga gampongnya. Mulyadi, via whatsapp kepada kabarjw (1/4)  menyampaikan bahwa pihaknya akan menggunakan 92 juta Dana Desa untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.

"Kami sudah putuskan bersama perangkat desa bahwa akan menganggarkan 92 juta DD dalam APBG-P tahun 2020 untuk pencegahan virus corona," ungkapnya.

Selain itu,  Mulyadi juga menyampaikan pihaknya saat ini telah membentuk tim penanggulangan virus corona dan posko aduan terkait wabah penyakit tersebut. 

"Sudah ada satgasnya dan disediakan posko juga bagi masyarakat yang ingin melakukan pengaduan terkait kebutuhan masyarakat dalam pencegahan virus corona," lanjutnya.

Saat ini tim penanggulangan virus corona telah melakukan penyemprotan disinfektan kepada setiap rumah warga, tempat publik dan menyediakan sabun cuci tangan serta handsanitizer bagi masyarakat setempat. JW

Related Posts: