Upaya Peningkatan Kapasitas, TP PKK Seuneubok Rawa Adakan Pelatihan


Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP PKK) Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan adakan pelatihan peningkatan kapasitas. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman dasar kepada tim PKK dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya. Hal itu diutarakan oleh Ketua PKK Gampong, Rosminawati saat kegiatan berlangsung di Meunasah Setempat, Rabu 31 Juli 2019.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman  tentang tugas dan tanggung jawab PKK mulai dari tingkat gampong, dusun dan dasawisma," ungkap Rosminawati.

Keuchik Gampong, Ruslan menyampaikan terimakasih kepada tim PKK Kecamatan Peusangan atas partisipasinya dalam kegiatan pelatihan tersebut.

"Terimakasih banyak atas kesempatannya dan meluangkan waktu hadir untuk membina masyarakat kami terutama kelompok PKK. Semoga bermanfaat dab memberikan nilai positif bagi kami di gampong," papar Ruslan saat membuka acara.

Ketua TP PKK Kecamatan Peusangan, Ida Arini, S.Ked bersama timnya menjadi
narasumber dalam kegiatan tersebut. Ida menyampaikan pentingnya bagi peserta untuk memahami tugas dan tanggung jawab dengan baik serta pelaksanaannya.

"Penting bagi ibu-ibu dan seluruh tim PKK gampong paham tentang tugas dan tanggungjawab serta menjalankan setiap perintah tersebut," kata Ida Arini dalam arahannya.

Peserta yang berjumlah sekitar 40 orang dibagi beberapa kelompok untuk memudahkannya dalam memahami tugas masing-masing. Mereka dibina secara teknis terkait pengisian administrasi baik pokja maupun sekretariat.

Jummi Yanti/Jurnalis Warga 

Related Posts:

Pemeritah Gampong Tanjong Paya Alokasikan APBG Untuk Bantuan Paket Peralatan Sekolah



Matangglumpangdua- Pemerintahan Gampong Tanjong Paya Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen memberikan bantuan perlengkapan sekolah untuk masyarakat yang kurang mampu. Bantuan ini berupa tas, sepatu dan buku tulis. Anggaran dari kegiatan ini dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belajan Gampong (APBG) 2019. Minggu (28/07/19).

Bantuan paket peralatan sekolah ini lansung diserahkan oleh keuchiek dan perangkat desa lainnya kepada keluarga kurang mampu yang telah dipilih sebelumnya.

Surbani keuchiek Gampong Tanjong Paya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tahap pertama pemerintah gampong memberikan bantuan perlengkapan sekolah, yaitu berupa 10 tas, 10 pasang sepatu, dan 10 kotak buku.

Dalam hal ini ia juga menyampaikan bahwa program akan terus berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan terkhusus anak-anak yang dikategorikan kurang mampu.

“Insyaallah program ini tetap akan terus berkelanjutan untuk seterusnya dan semoga bantuan ini bermanfaat untuk warga yang kurang mampu”, imbuhnya.

Rosnita (36) salah satu penerima bantuan tersebut mengungkapkan kebahagianya dengan adanya kegiatan seperti ini dan memotivasi anak-anak untuk kedepannya.
“Saya sangat senang karena Bapak Geuchiek sudah memperhatikan kami warga yang kurang mampu, dan semoga bantuan ini akan berlanjutan lagi”.

Putri Phonna / JW Bireuen


Related Posts:

TK Nusa Indah Ikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional


TK Nusa Indah Gampong Raya Tambo Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen ikuti Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Nasional. Penilaian ini langsung dilakukan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementrian Kesehatan bersama tim ke gampong, Kamis, 25/7/2019.

Kesempatan ini diperoleh TK Nusa Indah karena prestasi sebelumnya sebagai juara pertama  sekolah sehat dan pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Propinsi Aceh pada April 2019.

"Alhamdulillah kita dapat kesempatan untuk mengikuti lomba tingkat nasional karena sebelumnya TK Nusa Indah berhasil memperoleh juara pertama tingkat propinsi," ungkap Mauliana, Ketua Yayasan Nusa Indah.

Kunjungan ini menentukan kelayakan TK Nusa Indah sebagai nominasi tiga besar  tingkat Nasional. Jika berhasil maka akan ada penilaian kembali pada september mendatang untuk penetapan keberangkatan ke Jakarta.

"Jika TK Nusa Indah masuk nominasi tiga besar maka kita dapat kesempatan hadir ke Jakarta," lanjutnya.

Camat Peusangan, Erry Seprinaldi, SSTP, S.Sos, M.Si menyampaikan apresiasi kepada aparatur gampong dan  seluruh pihak yang mendukung TK Nusa Indah sebagai lembaga pendidikan yang berkarakter.

"Apresiasi bagi aparatur dan semua pihak yang terlibat dalam mendukung TK Nusa Indah sampai pada tahap sekarang. Berharap TK milik gampong tersebut bisa masuk nominasi dan meraih juara tingkat Nasional," paparnya saat  wawancarai jurnalis warga.

Selain itu, Erry Seprinaldi juga berharap TK Nusa Indah menjadi contoh bagi gampong lain terutama di Kecamatan Peusangan. Melalui dana desa, gampong bisa membentuk PAUD sebagai sarana pendidikan bagi anak usia dini.

Jurnalis Warga/Azmaidar

Related Posts:

Pemerintah Gampong Teupin Siron Gelar Bimtek PRG


Pemerintah Gampong Teupin Siron Kecamatan Gandapura adakan bimbingan teknis  Petugas Registrasi Gampong (PRG). Kegiatan tersebut berlangsung di kantor desa setempat, 13/7/2019.

Tujuan dari bimbingan teknis adalah untuk memberikan pemahaman dasar bagi PRG yang baru terbentuk di Teupin Siron. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Desa pada saat pelaksanaan kegiatan.

"Kegiatan ini sengaja kita lakukan supaya PRG bisa belajar secara detail terkait tugasnya kedepan,  narasumber yang kita ajak juga orang yang sudah kompeten dibidangnya,"papar M. Jaril.

Uswatul Khairat, salah satu PRG senior dari Simpang Mamplam hadir sebagai narasumber. Ia berharap ilmu yang dibagikan kepada peserta mampu diterapkan dengan baik di Gampong Teupin Siron.

"Harapannya, PRG yang sudah terbentuk ini dapat bekerja dengan baik dan bisa diandalkan oleh masyarakat dlam pengurusan segala adminduk," ungkap Uswatul Khairat.

Teupin Siron merupakan gampong pertama di Kecamatan Gandapura yang membentuk PRG. Ada tiga orang yang dipercayakan oleh aparatur untuk menjalankan tugas tersebut yaitu, Khairul Munar, Athlia Anissa dan Susan.

Jurnalis warga/Athlia Anissa

Related Posts:

Toko Ketam Kayu Dilahap Sijago Merah

Matangglupangdua- Kebakaran melanda pabrik pengolahan ketam kayu yang terletak di jalan Medan Banda Aceh, Simpang Kameng, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Rabu, 10/07/19.

Bakhtiar salah satu warga Simpang Kameng menyatakan  perkiraan mengenai sumber api ini terjadi akibat meledaknya mesin ketam kayu.

Dari pantauan dilapangan terdapat lima mobil pemadam kebakaran yang mencoba memadamkan sijago merah ini.

Sementara ini belum ada perkiraan kerugian yang di sampaikan Roni (40) pemilik dari ketam kayu. Meskipun dapat telihat banyak kayu yang terbakar di toko ini. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

Putri Phonna/ Jurnalis Warga

Related Posts:

Tingkatkan kemahiran, JW Bireuen Pelajari Pengelolaan Website dan Keterlibatan Media Dalam Memberikan Informasi


Bireuen- Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) kembali mengadakan mentoring ke tiga bagi Jurnalis Warga (JW) di MK Coffe Shop, (Senin 08/7/2019)

Pada pertemuan kali ini, Ikhwati Hanafiah Redaktur Media KabarBireuen.com membagi sedikit ilmu terkait tentang pengaruh media dalam peningkatan pelayanan publik kepada JW Bireuen.

Ia menjelaskan masalah standar pelayanan publik, yang terdiri dari prosedur pelayanan,waktu pelayanan, biaya pelayanan, produk pelayanan dll.

Dalam pertemuan kali ini juga dihadiri M. Ridha  Irham Pemimpin Umum Lembaga Pers Mahasiswa Suara Almuslim (LPM SA). Ia menyampaikan materi mengenai pembuatan website dan tata cara kelolannya.

"Fungsi website bisa dikatakan sebagai media sosial yang bertujuan mempermudah individu atau perusahaan untuk berbagi konten serta informasi kepada publik." Ungkap Ridha.

Dalam kesempatan ini JW juga diajarkan membuat website secara pribadi  untuk memuat tulisan yang mereka tulis nantinya, serta mahir dalam mengelola website gampong nantinya.

Pertemuan ini akan rutin dilaksanakan dua kali dalam sebulan yaitu untuk meningkatkan kinerja jurnalis warga, ungkap Nurmalis pendamping JW Kabupaten Bireuen.

Liatin Nisak
Jurnalis Warga

Related Posts:

Penyuluhan Mahasiswa KKN Unsyiah di GampongTeupin Siron


Gandapura- Mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gampong Teupin Siron mengadakan pertemuan awal dengan pemeritahan gampong. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyuluhan program yang akan dilaksanakan kedepannya. (Rabu, 03/7/2019)

Mahasiswa yang ditepatkan di Gampong Teupin Siron ini berjumlah enam orang yang terdiri dari empat orang perempuan dan dua orang laki-laki, dengan fakultas yang berbeda. Kegiatan KKN ini akan dilakasanakan dari bulan Juli hingga Agustus depan.

Ada beberapa program yang akan dilaksanakan seperti penambahan fasilitas umum, pembelajaran khusus dibidang kesenian, dan pengecekan kesehatan gratis.

“Akan banyak program yang kami laksanakan kedepannya diantaranya penempelan stiker tentang pembuangan sampah disetiap rumah-rumah warga, pembuatan papan nama dusun atau jalan, gotong royong bersama, penempelan pemberitahuan dilarang membuang sampah ditepi sungai dan lain sebagainya.” Ungkap Maulana

Ia juga menambahkan bukan hanya program itu saja yang akan dilaksanakan namun juga pada bidang pendidikan dan kesehatan.

M. Jaril Sektaris Gampong Teupin Siron menyambut hangat dengan kedatangan mahasiswa yang melaksanakan KKN ini.

“Saya senang dengan adanya mereka disini, hal ini menjadi pendukung dalam penambahan ilmu untuk masyakat di gampong ini. Malah menurut saya, Gampong Teupin Siron ini membutuhkan kegiatan-kegiatan serupa supaya membentuk genersi muda yang berpendidikan dan kreatif.” Pungkas M. Jaril.


Athlia Anissa
Jurnlis Warga


Related Posts:

Mengembangkan Kapasitas JW Melalui Mentoring Rutin

BIREUEN- Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) kembali adakan mentoring reguler bagi Jurnalis Warga (JW). Kegiatan ini dilaksanakan di MK Coffe Shop Matang Sago. (Selasa, 02/6/2019).

Pada pertemuan kali ini, Mukhlis Aminullah Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), berbagi sedikit ilmu berkaitan dengan pembangunan desa dan pendidikan jurnalistik kepada JW Bireuen. 

"Banyak hal yang dapat diangkat menjadi berita mengenai pembangunan desa, bukan hanya anggaran desa namun juga hal-hal yang menjadi motivasi bahkan produk unggulan yang dihasilkan oleh masyarakat. Inilah tugas jurnalis warga yang dibentuk dari desa masing-masing" ungkap Mukhlis.

Ia juga menambahkan bahwa menjadi jurnalis warga merupakan langkah awal untuk terlibat dalam kegiatan pembangunan gampong. Selain itu, sebagai Jurnalis Warga dalam menulis harus lebih memperhatikan bahasa dan penggunaan kata-kata sesuai kaedah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Dalam kegiatan ini, Nurmalis koordinator JW Bireuen juga ikut memberi arahan dan bimbingan kepada seluruh peserta yang hadir dari lima gampong, yaitu Teupin Siron, Gampong Raya Tambo, Tanjong Paya, Cot Rabo Baroh dan Seuneubok Rawa. 

"Jurnalis Warga ini sebenarnya sudah bisa mengikuti dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang ada di gampong, termasuk rapat dan segala macamnya supaya terbuka wawasan terhadap pembangunan gampong." Tegas Nurmalis.

Kegiatan ini akan dilaksanakan rutin setiap minggunya dan menjadi ajang evaluasi bagi kinerja JW sendiri.

"Pertemuan ini akan rutin dilaksanakan dan juga sebagai evaluasi terhadap kinerja jurnalis warga satu bulan sebelumnya, serta evaluasi dari tulisan yang mereka kirimkan," pungkasnya kembali.


Athlia Anissa
Jurnalis Warga

Related Posts: