Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Tuntut RKUHP DAN UU KPK

Bireuen- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa  Bireuen Gerakan Aksi Menggungat (GERAM), gelar aksi damai dalam rangka menuntut Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK. Kegiatan ini digelar didepan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Kamis (26/09/19).

Koordinator aksi Dimuntazar mengatakan ada lima poin yang akan disampaikan diantaranya pertama, menolak RUU KUHP dan KPK yang tidak pro terhadap kepentingan rakyat, Bangsa, dan Negara.

Kedua, meminta kepada DPR untuk meninjau kembali hasil Revisi Undang-undang Pertahanan, UU Permasyarakatan dan Ketenagakerjaan yang dianggap tidak sesuai dengan kepentingan rakyat.

Ketiga, meminta kepada presiden untuk mencopot Mentri Lingkungan Hidup atas ketidak mampuan menanggulangi KARHUTLA di pulau Sumatera dan Kalimantan dan peranakan korporasi kebakaran hutan serta cabut izinnya.

Keempat, mengecam tindakan-tindakan Represif Aparat keamanan terhadap seluruh elemen masyarakat yang menyuarakan aspirasi dimuka umum.

Kelima, batas waktu menyampaikan ke DPR ACEH dan Gubernur Aceh sampai 10 Oktober 2019, jika tidak dilaksanakan maka mahasiswa akan menduduki kantor DPRK Bireuen.

"Aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk dukungan mahasiswa atas seruan Maklumat Tuntaskan Reformasi yang menilai bahwa Pemerintahan dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah membuat serangkaian kebijakan yang mendorong negara pada sistem pemerintahan yang korup, otoriter, dan menciptakan ekonomi yang eksploitatif.

(Nazar)

Related Posts:

Aceh Kreatif Forum Gelar Kegiatan Lomba OOTD

Bireuen-Pembukaan pelaksanaan pelatihan UMKM pemuda milenial dan lomba Outfit Of The Day
(OOTD) di selenggarakan Atjeh Kreatif Forum dan Milla Khimar resmi dibuka oleh Bupati Bireuen diwakili oleh Dailami, S.Hut. Asisten tiga Bupati Bireuen di gedung Aula sekdakab Bireuen. Minggu, (27/08/19).

Dailami dalam sambutannya mengatakan bagi anda yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa atau lulusan baru, tidak perlu ragu untuk memulai usaha, sebab dalam berwirausaha, anda akan memperkaya pengalaman dan pengetahuan untuk untuk menentukan jalan kesuksesan.

"Saya berpesan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti acara ini secara serius dan sungguh-sungguh, karena kegiatan ini tentunya lebih menekankan pada pembentukan keterampilan (skill), yang kelak akan menjadi dasar keterampilan saudara dalam berwirausaha." Ungkap Dailami dalam sambutannya.

M. Hendra Supardi mengatakan "Dengan wirausaha kemampuan finansial itu akan lebih menjanjikan dibandingkan dengan aktifitas-aktifitas lain. Wirausaha juga dijamin oleh rasul sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dibisnin atau wirausaha." Ujar Pimpinan Bank Aceh Kabupaten Bireuen.

Dalam kegiatan ini dihadiri tiga pemateri, Ferawati, Founder Kampong Kreatif Aceh, Rifqi Maulana, outdoor organizer dan Graphic designer, dan muzakir mentor bahasa Jepang. Kegiatan ini diikuti oleh siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum, serta tamu undangan khusus mahasiswa pertukaran dari Jepang serta penampilan musisi aceh Ucin Spiky, Fuja Radika, dan Misbah Al Zizi.

Related Posts:

Lomba Memancing Jadi Sarana Hiburan Positif


Antusias warga ramaikan lomba memancing di Gampong Pulo Naleung Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Kegiatan yang digagas oleh sekelompok pemuda ini bertujuan untuk merealisasikan hobi dan menambah  hiburan dikalangan masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Ajwar (34) pemuda gampong setempat selaku pemilik lahan perlombaan memancing, (21/9/2019).

"Kami mengadakan perlombaan ini untuk hiburan bagi orang yang punya minat memancing. Jumlah peserta 60 orang, ada yang dari Kutablang, Jangka dan Peusangan," Ungkap Ajwar.

Pihak panitia menyediakan hadiah perlombaan berupa uang tunai, juara 1 sebanyak 500 ribu, juara 2 senilai 300 ribu dan juara favorit 200 ribu. Kegiatan ini diselenggarakan secara pribadi oleh Ajwar berserta rekannya, tidak melibatkan lembaga pemuda dan anggaran gampong.

Meskipun demikian, Keuchik Gampong Pulo Naleung, T. Junaidi Abdullah menanggapi positif kegiatan yang diadakan oleh penyelenggara.

"Meskipun bukan kegiatan yang digagas oleh kelompok pemuda, kami pihak aparatur mendukungnya karena ini kegiatan yang positif," ujar Keuchik Junaidi. (JW)

Related Posts:

Kelompok Tani Cot Rabo Baroh Ciptakan Produk Racun Hama

Kelompok Tani Gampong Cot Rabo Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen ciptakan peptisida pengendalian hama. Produk tersebut adalah hasil dari penyuluhan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh selama 12 pertemuan sejak 3 Juli-18 September 2019. Penyuluhan yang berlangsung setiap Rabu diikuti 20 petani di gampong setempat. Keuchik Gampong, Rishadi merasa beruntung karena masyarakat tani mendapatkan ilmu yang berharga dari hasil penyuluhan tersebut.

"Sangat beruntung karena di Kabupaten Bireuen sepengetahuan saya hanya ada dua desa yang diberikan penyuluhan oleh Dinas Pertanian Aceh, salah satunya adalah gampong kita. Masyarakat tani mendapatkan banyak pengetahuan tentang tehnik pengendalian hama serta cara membuat racun hama," ungkap Rishadi kepada jurnalis warga (19/9/2019).

Hal serupa turut disampaikan oleh Mukhlis, salah satu ketua kolompok tani yang ikut kegiatan penyuluhan pengendalian hama. Mukhlis merasa mendapatkan banyak pengetahuan terkait cara merawat tanaman padi dan pencegahan hama serta ilmu lainnya.

"Banyak ilmu yang kami dapatkan dari penyuluhan tersebut, terutama kami diajarkan cara membuat pupuk organik dan racun hama nabati, pengalaman ini dapat kami terapkan bagi kelompok tani di gampong," papar Mukhlis.

Aparatur gampong bersama kelompok tani berencana untuk mengolah peptisida pengendalian hama sebagai produk unggul di Gampong Cot Rabo Baroh. Selain menguntungkan kelompok tani juga menjadi produk penghasilan gampong minim resiko, tutup Rishadi.

Related Posts:

Warga Gampong Raya Tambo Butuh Air Bersih

Matangglumpangdua- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Peusangan belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bireuen. Hal ini terlihat masih ada daerah suplay air bersih yang sulit diperoleh. Salah satunya adalah  Gampong Raya Tambo Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Sebagian masyarakat desa ini masih mengkonsumi air sumur berwarna kuning. Kamis (19/09/19).

Kepala PDAM Krueng Peusangan Ispandinur mengatakan apabila warga sudah terdesak terhadap air bersih maka bisa mengalokasikan dana desa untuk kebutuhan tersebut.

“Bila kebutuhan air bersih  sudah mendesak warga disana bisa menggunakan dana desa untuk jaringan pipa, bila menungggu permohonan pipa membutuhkan proses lama, ini bisa digunakan dana desa untuk pemasangan pipa,"paparnya.

Keuchik Gampong Raya Tambo Taufiqurrahman mengatakan warganya sangat membutuhkan air bersih terutama Dayah Al Furqan yang menampung  sekitar 400 santri. Dengan jumlah tersebut pengurus dayah kesulitan mendapatkan air beraih apalagi musim kemarau sumurnya mengering.

Pemerintah Gampong telah berupaya membangun saluran pipa  PDAM untuk satu dusun dan mereka kekurangan dana untuk melanjutkan yang lainnya, berharap ada bantuan dari pihak luar untuk seluruh rumah yang membutuhkan air bersih. 

"Warga sangat berharap adanya PDAM setiap rumah, selama ini kami pemerintah desa telah berupaya mewujudkannya melalui dana desa namun masih sangat minim belum semua masyarakat mendapatkannya. Berharap pemerintah Kabupaten bisa melirik agar semua masyarakat bisa mendapatkan akses air bersih,"ungkap Keuchik Gampong Raya Tambo.

Azmaydar/JW

Related Posts:

Pemerintah Gampong Cot Rabo Baroh Anggarkan 150 Juta Untuk Pembangunan Rumah Warga Kurang Mampu

 Aparatur Gampong Cot Rabo Baroh tinjau rumah warga yang layak dibangun oleh dana desa 
Pemerintah Gampong Cot Rabo Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen alokasikan dana desa sebanyak 150 juta untuk 10 unit rumah rehab. Menurut laporan dari Keuchik gampong Rishadi, telah melakukan peninjauan terhadap rumah warga yang layak mendapatkan bantuan tersebut, 19/9/2019. 

"Kami telah turun langsung bersama seluruh aparatur gampong untuk meninjau rumah warga yang berhak mendapatkan rehap tahun ini," kata Keuchik Gampong Cot Rabo Baroh.

Dari peninjauan tersebut, sekitar 24 rumah masuk kategori rehab. Namun pemerintah gampong hanya memilih 10 unit rumah untuk dikerjakan tahun ini.

"Hasil dari tinjauan yang kami lakukan ini akan dibawa ke rapat kerja pemerintah gampong, nanti akan kami rundingkan bersama untuk memilih rumah yang bisa direhap tahun ini, selebihnya akan dikerjakan tahun mendatang,"ungkap Rishadi.

Selain rumah rehab, Rishadi juga berencana akan membangun sanitasi bagi warga yang belum memilikinya. Rencana tersebut akan direalisasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong-Perubahan (APBG-P) 2019.

Jurnalis warga/ Muhammad Husni

Related Posts:

Sempat terhenti, Pegerjaan Jalan Cot Jabet Kembali Beroperasi



Gandapura- Pembangunan jalan atau penimbunan base B di Gampong Cet Jabet kembali dilaksanakan. Kegiatan ini sempat terhentikan akibat adanya galian pipa yang dilakukan oleh Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) di gampong tersebut. Kamis (19/09/19).
Menurut pantauan Jurnalis Warga, pekerjaan ini mulai dilakukan kembali pada awal September lalu, dan hampir selesai.

Dari yang terlihat dipapan pengumuman desa, pengerjaan jalan ini memiliki panjang 1,5 KM dengan nilai kontraknya Rp3.413.341.000,00,-  yang dilaksanakan oleh CV.KAKUCHI MINING serta diawasi oleh CV.CICUBA CONSULTANT   

Terlihat dari pantauan, masyarakat Teupin Siron  merasa senang dengan adanya pembangunan  jalan aspal tersebut,  mereka merasa lega dan berterimakasih  kepada pemerintah Kabupaten Bireuen yang telah mendanai pembangunan jalan tersebut melalui Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kabupaten (APBK).

Khairul/ JW

Related Posts:

Bireuen Darurat Ekologi dan Sarat Korupsi


Muhammad Nasir aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh ungkapkan Bireuen sedang mengalami darurat ekologi. Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Bireuen Lawyer Club (BLC) yang diselenggarakan oleh Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) di Aula Setda Kabupaten, Sabtu malam 14 September 2019.

"Banyak sekali persoalan lingkungan yang perlu diselesaikan oleh pemerintah Bireuen, jika hal ini tidak segera dilakukan maka dalam 10 tahun kedepan Bireuen akan krisis air," ungkap lelaki yang kerap disapa Nasir Buloh.

Selain itu, Nasir juga mengatakan bahwa banyak galian C ilegal yang beroperasi di Kabupaten Bireuen. Hal ini sangat berpengaruh terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat setempat.

"Dari lima kecamatan yang telah kami survey, ada 47 galian C ilegal yang beroperasi di Bireuen. Dari data Pemerintah Aceh hanya 36 usaha galian C di Bireuen yang memiliki izin," tambah Nasir.

Bertajuk tema Bireuen dari Masa ke Masa, narasumber lainnya Murni M. Nasir  aktivis perempuan anti korupsi turut mengulas  kondisi Bireuen yang sarat kasus korupsi. Hal ini perlu keseriusan dari Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menyelesaikan kasus yang masih mangkrak.

"Bireuen saat ini dalam kondisi kritis, dari tracking media saya melihat ada 11 kasus korupsi yang terjadi di Bireuen. Ada yang sudah selesai dan ada yang masih dalam proses hukum," katanya Murni di acara BLC.

Murni berharap penegak hukum  lebih serius dalam menangani kasus korupsi di Kabupaten Bireuen. Hukum jangan tebang pilih dan jangan sampai para pihak di kasus korupsi dijadikan sebagai "ATM" untuk meraup keuntungan pribadi atau instansi. (Admin kabarjw)

Related Posts:

Sepak Bola Ajang Silaturahmi Sesama Warga Pante Gajah

Bireuen- Selasa, 10 September 2019 merupakan hari terenergik yang dirasakan oleh warga Pante Gajah dikarenakan laga final pertandingan sepakbola antar warga.

Adapaun klub-klub yang terdaftar terdiri dari 5 klub yaitu, Aneuk Gampong, Aneuk Nanggroe, Sellow FC, Legend FC, dan Gading FC.
Acara ini telah belangsung dari 01-10 September 2019 dengan sistem setengah kompetisi.  Semua anggota klub terdiri dari masyarakat Gampong Pante Gajah, dengan rentang usia 16 tahun ke atas.

Misbah (25) ketua panitia mengatakan tidak ada syarat khusus, asal fisik memadai semua bisa ikut.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin dalam rangka memeriahkan Hut RI, walaupun terkesan terlambat namun ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat desa setempat. Sehingga menjadi program prioritas untuk tiap tahunnya.

Kepala desa pante Gajah H. Mawardi Risyad yang ada ditempat pertandingan  mengatakan olahraga merupakan  sebuah jembatan  untuk membatasi dan memutuskan hubungan dengan narkoba dan ini adalah salah satunya caranya.

Mawardi juga mengatakan Insya Allah ada kelanjutan untuk kegiatan ini dan akan dibangun sebuah lapangan bola kaki di gampong Pante Gajah dan juga  akan digelarkannya turnamen bola voli karena lapangan bola voli sudah ada jadi harus digunakan.

Selain itu,  Mursal (35) salah satu perangkat desa yang ikut menonton menyampaikan bahwa acara ini  sangat bermanfaat  terutama  untuk mempererat hubungan karena kondisi  luas dan besarnya gampong Pante Gajah, yang membuat tidak saling bertemu dan mengenal sehingga menjadi ajang saling ketemu dan ajang seleksi  pemain berbakat untuk tim sepakbola Pante Gajah.

Untuk memeriahkan acara, disediakan total hadiah sebesar Rp2.5000.000-; yang dibagi menjadi Rp1.500.0000-; bagi juara satu yang diaraih oleh Klub Aneuk Gampong sedang uang tunai senilai Rp1.000.000-; diberikan kepada Selow FC yang merupakan juara kedua. Semua biaya dibebankan dalam APB Gampong dan juga beberapa donator.

EVI/JW

Related Posts:

Aparatur Desa Gampong Raya Tambo Selenggarakan Kegiatan memyambut 1 Muharram


Aparatur Desa Gampong Raya Tambo menyelenggarakan berbagai acara dalam rangka menyambut 1 Muharram 1441 H, yaitu dengan menggelar lomba adzan, doa sehari-hari, tahfizh, pidato, dan tartil.
Acara ini digelar selama 2 hari yaitu mulai 01-02 September 2019.

Kepala Desa Gampong Raya Tambo,Taufiqurrahman mengatakan bahwa acara perlombaan tersebut digelar oleh pemuda/pemudi Karang Taruna Desa Gampong Raya  Tambo yang bertujuan melahirkan generasi Qurani yang berkualitas serta mampu mengimplemasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua pemuda, Syukri juga mengatakan suksesnya acara menyambut 1 Muharram tahun 1441 H ini krena kekompak dan antusias dari pemuda/pemudi Karang Taruna khususnya, sehingga acara menyambut 1 Muharram ini berjalan dengan sangat lancar.

Jurnalis Warga/Rahmat Hardian

Related Posts: