WARGA KELUHKAN PERANGKAT E-KTP RUSAK, PELAYANAN ADMINDUK DI BIREUEN BELUM MAKSIMAL

 




Ruang tunggu kantor kecamatan Peusangan, kabupaten Bireuen terlihat penuh. Antrian panjang tersebut terjadi karena warga melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Kondisi ini juga disebabkan warga yang datang tidak hanya dari kecamatan Peusangan, tapi dari kecamatan lain. Kamis (20/5/2021).

Menurut keterangan Suryadi salah satu warga dari kecamatan Peusangan Selatan, ketika datang ke kantor kecamatan setempat, mereka mengatakan perangkat perekaman rusak dan diarahkan untuk melakukan perekaman e-KTP di kantor kecamatan Peusangan.

Rahmah selaku operator perekaman e-KTP Kecamatan Peusangan, mengatakan sejak Senin (17/5) masyarakat datang untuk melakukan perekaman e-KTP. Mereka yang datang, bukan hanya masyarakat Peusangan. Tetapi dari kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, Kutablang, Gandapura bahkan ada dari Pandrah dan Jeunib.

“kami akan tetap melayani masyarakat, meski bukan wilayah kerja kami. Karena mereka sudah jauh-jauh datang kesini, tidak mungkin kita tolak.” Ujar Rahmah.

Dirinya pun belum bisa memastikan kebenaran keluhan masyarakat, jika ada petugas yang mengarahkan ke kantor kecamatan Peusangan, karena perangkat di kecamatan lainnya rusak.

Tapi dirinya berharap agar pihak kecamatan dan kabupaten, melakukan evaluasi terkait hal tersebut. Sehingga bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan identitas hukum yang mudah, murah dan pasti.

 

Penulis : Rahmadsyah Harahap/ Jurnalis Warga

Related Posts:

KETERBATASAN DANA, KONDISI FAJAR YANG ALAMI BOCOR JANTUNG DAN GINJAL DI BIREUEN SEMAKIN MEMBURUK

 

ket : Pengurus Komunitas Kami Peduli Bireuen (KPB) melakukan kunjungan ke rumah M. Fajar

M. Fajar merupakan bocah berumur 11 tahun mengidap bocor jantung dan bocor ginjal, dirinya berasal dari gampong Cot Rabo Baroh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Buah hati dari M Yusuf (55) dan Nurmasyitah (48) diketahui menderita penyakit tersebut sejak usia 5 bulan. Dikarenakan kondisi ekonomi keluarga yang hanya mengandalkan sang ayah yang bekerja serabutan itu tak mampu melakukan pengobatan Fajar, untuk lebih maksimal. Selama ini Fajar hanya mampu berobat ke RSUD Fauziah Bireuen dan berobat jalan ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh.

Pihak keluarga terus berupaya meski ekonomi mereka tidak cukup untuk pengobatan Fajar, khususnya biaya operasional keluarga yang mendampingi Fajar berobat jalan. Tapi mereka tetap harus melakukannya, karena kondisi Fajar semakin hari semakin memburuk

"terkadang untuk uang jalan dan yang mendampingi dek Fajar ke Banda Aceh saja kami tidak ada. Jadi saya berinisiatif memposting kondisi dek Fajar di media sosial, untuk mendapat bantuan dari para penderma”, ujar kakaknya Fajar.

M. Yusuf selaku ayah dari Fajar menyampaikan, bahwa pihak rumah sakit menyarankan agar Fajar segera dirujuk ke Rumah Sakit  yang ada di Jakarta, karena kondisi Fajar harus segera mendapatkan perawatan intensif.

“dokter suruh kami ke Jakarta, tapi kami tidak punya uang. Karena saya sudah coba bertanya ke orang-orang, jika saya ke Jakarta akan banyak sekali biaya yang tidak ditanggung BPJS. Jangankan untuk berbat dek Fajar ke Jakarta, untuk makan saja kami susah. Jadi kami harus gimana?”, tanyanya kemudian.  

Salah satu komunitas sosial di kabupaten Bireuen yaitu Kami Peduli Bireuen (KPB), yang dikoordinatori oleh Deni Putra selama ini ikut memfasilitasi dan membantu pengobatan Fajar. Bahkan pihak mereka juga telah berkomunikasi dengan kitabisa.com, guna membuka donasi agar kondisi Fajar bisa membaik.  

Saat dikunjungi oleh relawan KPB, terlihat terlihat kondisi tubuh Fajar mengalami pembengkakkan. Dia ditemanin oleh kakaknya, sedangkan ibunya Fajar sedang di Banda Aceh mengambil obat rutin di RSUZA.


Penulis : Nurul Daba/ Jurnalis Warga

Related Posts:

Para Pemuda Lancok-lancok Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran

 

BIREUEN - Perwakilan Pemuda Gampong Lancok-lancok, kecamatan Kuala, kabupaten Bireuen menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di gampong setempat. Penyerahan bantuan tersebut diwakilkan oleh Ketua Pemuda, Marhaban didampingi oleh Rahmat Agus Maulana dan Irvan, Sabtu (15/5/2021).

Baihaqi salah satu tokoh pemuda gampong tersebut mengatakan, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan para pemuda kepada korban kebakaran, dengan harapannya sedikit membantu meringankan beban korban.

"Kemarin sore kami pemuda menyerahkan sedikit bantuan kepada korban kebakaran di gampong kami, harapannya bantuan ini sedikit membantu meringankan beban saudara kita yang sedang berduka," kata Baihaqi melalui pernyataan tertulisnya.

Lebih lanjut Baihaqi menyebutkan, bantuan yang diserahkan berupa uang tunai yang diperoleh dari penggalangan dana yang dilakukan dengan memamfaatkan media sosial oleh kelompok muda gampong Lancok-lancok.

"Bantuan yang kami serahkan adalah uang tunai yang kami galang melalui media sosial. Alhamdulillah banyak yang menyumbang untuk membantu. Saya mewakili kelompok muda mengucapkan terimakasih kepada donatur yang telah menyumbang," sebut Baihaqi.

Baihaqi menambahkan, penggalangan dana untuk korban kebakaran ini akan terus kami lakukan sampai akhir bulan. Bagi masyarakat yang ingin membantu, bantuan dapat disalurakan melalui rekening BNI Syariah dengan nomor rekening  0824199305 atas nama Rahmad Agus Maulana

"Donasi dari masyarakat akan kami buka sampai akhir bulan ini. Bagi yang ingin membantu bisa menyumbang melalui rekening yang kami sediakan. Dan untuk konfirmasi bisa melalui nomor kontak ketua pemuda gampong kami" kata Baihaqi.

Pihaknya, tambah Baihaqi, juga menerima bantuan lain dan kami siap menjemputnya. Untuk penjemputan bisa menghubungi ketua pemuda di nomor 085277778624.

Disisi lain, tokoh muda Lancok-lancok ini berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen harus memperhatikan para korban sampai kehidupan mereka kembali normal.

"Kami yakin mental korban pasti terganggu dan kami berharap Pemkab Bireuen terus mensupport korban dan yang paling penting adalah memberikan bantuan rumah layak huni kepada korban ini agar kehidupan mereka bisa normal kembali," pungkas Baihaqi.

 

Release

 

 

 

 

 

Related Posts:

Jelang Idul Fitri, Pemuda Lancok-Lancok Bireuen Salurkan Santunan Untuk Yatim dan Dhuafa

 

BIREUEN – Sejumlah pemuda Gampong Lancok-lancok, Kuala, Bireuen menyalurkan santunan untuk yatim dan beberapa dhuafa di gampong setempat dan gampong Geulumpang Baroh, Kuala, Bireuen.

Baihaqi, salah satu tokoh muda Lancok-lancok mengatakan, santunan untuk yatim telah disalurkan pada, Senin (10/5) bertempat di Meunasah Lancok-lancok. Sedang santunan untuk dhuafa akan disalurkan hari ini, (11/5).

“Kemarin kami sudah menyalurkan kepada yatim yang ada di gampong kami. Insya Allah hari ini, kami akan salurkan juga kepada beberapa dhuafa dari gampong kami dan Gelumpang Baroh kecamatan Kuala,” kata Baihaqi melalui rilisnya.

Lebih lanjut Baihaqi mengatakan, pemberian santunan untuk yatim menjelang Idul Fitri merupakan tradisi yang setiap tahun dilakukan oleh pemuda Lancok-lancok untuk menghibur anak-anak yatim.

“Memberikan santunan adalah tradisi rutin di Lancok-lancok dan ini harus kita pertahankan. Dan tahun ini kita coba untuk menambah kaum dhuafa sebagai kelompok yang ikut menerima santunan,” jelas Baihaqi.

Baihaqi mengatakan, santunan untuk yatim ini merupakan hasil donasi yang dikumpulin oleh pemuda baik offline maupun online. Sedang untuk dhuafa adalah sumbangan komunitas Ekspatriat Aceh Dunia (EAD).

“Santunan yatim dan dhuafa ini donasi dari banyak pihak, seperti masyarakat Lancok-lancok, tokoh masyarakat di Aceh dan ada juga beberapa pejabat publik termasuk dari komunitas Ekspatriat Aceh Dunia,” rinci Baihaqi.

Sebagai informasi, Ekspatriat Aceh Dunia atau EAD adalah komunitas masyarakat Aceh yang berada di berbagai negara seperti Turkey, Qatar, Kairo, Iran, Abu Dhabi, dan berbagai negara lain di dunia yang punya visi bersinergi membangun Aceh.

Baihaqi menambah, kepada yatim dan dhuafa ia mengatakan sangat mengharapkan agar para donatur yang telah berbagi di doakan segala kemudahan mencari rezeki dan dalam mengerjakan amal ibadah kepada Allah.

“Saat pembagian santunan kemarin, saya mengharapkan kepada para yatim untuk mendoakan orang-orang yang telah berbagi agar dimudahkan mencari rezeki dan beribadah kepada Allah. Dan hari ini, Insya Allah akan saya sampaikan hal serupa kepada hamba Allah yang menerima santunan ini,” pungkas Baihaqi.


Sumber : Release

Related Posts:

Himabis Umuslim Peduli Lansia di Bulan Ramadhan

Bireuen- Himpunan Mahasiswa  Administrasi Bisnis (HIMABIS) Universitas Almuslim melakukan kegiatan pembagian paket sembako pada momentum bulan Ramadhan. Kegiatan ini berlangsung pada hari jumat, 07 Mei 2021 yang berlokasi di beberapa desa yang ada di kabupaten Bireuen.

Ketua Himabis Umuslim, Sayed Chairul Raziq menjelaskan, kegiatan ini terlaksana atas dukungan seluruh keluarga besar Administrasi Bisnis Universitas Almuslim yang telah berkontribusi penuh dalam kegiatan ini, juga dibantu oleh beberapa dosen.

"diharapkan paket sembako yang diberikan bisa bermamfaat bagi masyarakat kabupaten Bireuen sendiri mengingat banyaknya masyarakat yang meiliki keluhan ekonomi karena kehilangan pekerjaan di masa pandemi Covid-19 serta para lansia yang sudah tidak mampu mencari nafkah lagi," kata Sayed.



Kemudian, ketua panitia acara kegiatan, Zul Ikram  mengatakan, paket sembako yang berhasil terkumpul berjumlah 30 paket yang dibagikan di beberapa desa di tiga kecamatan,   Kecamatan Peusangan, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, dan Kecamatan Kota Juang.

"Semoga kegiatan ini terus berlanjut di tahun yang akan datang, terimakasih untuk semua donatur dan mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi organisasi-organisasi mahasiswa lainnya" kata Zul Ikram.

 

Penulis ; Rahmat Asri Sufa/ Jurnalis Warga

Related Posts:

Tingkatkan Kesehatan Balita dan Ibu Hamil, Desa Seuneubok Rawa adakan Posyandu Rutin

 

Bidan Desa dan kader kesehatan dari gampong Seunebok Rawa, Kecamatan Peusangan, kabupaten Bireuen melakukan Posyandu untuk Balita dan Ibu hamil. Kegiatan rutin ini setiap bulannya digelar di Kantor serba guna, gampong setempat. (6/5/2021)

Ernawati. Amd selaku Bidan Desa, menyampaikan salah satu program utama posyandu adalah menyelenggarakan pemeriksaan bayi dan balita secara rutin.Hal ini penting dilakukan untuk memantau tumbuh kembang anak dan mendeteksi sejak dini bila anak mengalami gangguan tumbuh kembang

Posyandu juga dapat menjadi sarana bagi para ibu untuk menambah pengetahuan dan berbagi pengalaman tentang kesehatan ibu dan anak, baik dengan petugas kesehatan maupun dengan peserta posyandu lainnya. Dengan pengetahuan yang baik, diharapkan kualitas kesehatan ibu dan anak dapat meningkat.” Ernawati menjelaskan.

Dirinya juga menambahkan jenis pelayanan yang diselenggarakan posyandu untuk balita mencakup penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala anak, evaluasi tumbuh kembang, serta penyuluhan dan konseling tumbuh kembang. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian dicatat di dalam buku KIA atau KMS.

 

Penulis : Nura Sukma/ Jurnalis Warga

Related Posts:

Muspika Kecamatan Peusangan, Laksanakan Kegiatan Disinfektan dan Sosialisasi 3M

 


Muspika Peusangan menggelar apel bersama dengan lintas sektoral di halaman kantor kecamatan Peusangan, sebelum pelaksanaan kegiatan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi 3M dalam wilayah Kecamatan Peusangan. Rabu (5/5/2021)

Camat Peusangan Ibrahim, S. Sos dalam arahannya mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi, merupakan tindak lanjut dari upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid-19 di Kecamatan Peusangan.


Sedangkan M. Nazar, Selaku Kepala Puskesmas Peusangan menyampaikan informasi penting, yaitu Kecamatan Peusangan saat ini termasuk salah satu yang masuk ke Zona Merah dengan 7 Orang Pasien Covid-19 yang terus kita pantau

Selain itu, Kapolsek Peusangan Ipda. Syafruddin, S. Sos juga menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tugas dan tanggungjawab bersama yang harus kita laksanakan.

“kita harus punya persepsi yang sama terkait Covid-19 ini, jangan sampai ada perbedaan penyampaian informasi kepada masyarakat. Kita berharap agar musibah ini segera berlalu" Ujarnya.



Tim penyemprotan disinfektan dan sosialisasi 3M, melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Masjid, pasar dan lingkungan dalam Kota Matangglumpangdua, disertai dengan sosialisasi yang disampaikan oleh petugas Puskesmas Peusangan.

Kegiatan ini kerjasama pihak kecamatan Peusangan, Polsek, Danramil 06 dan pihak Puskesmas. 


Penulis : Rahmadsyah Harahap/ Jurnalis Warga


Related Posts:

Airin Duvia, Anak Penjual Kue dengan Sederet Prestasi

Menjadi pengusaha sukses adalah cita-cita Airin Duvia dari dulu. Sejak kecil dia sudah mulai membantu usaha orang tuanya. Usaha mereka adalah membuat kue, lalu diberikan kepada pedagang kaki lima untuk dijual.  Apalagi saat bulan Ramadhan, Airin yang pulang dari mondok pesantren, memaksimalkan waktu untuk belajar di rumah dan membantu orang tuanya. Mereka tinggal di gampong Meunasah Capa, kecamatan Kota Juang, kabupaten Bireuen.

Meski sering membantu usaha orang tua, pendidikan tetap menjadi prioritas. Saat ini Airin tercatat sebagai santri dan siswa di Pesantren Tautiatut Thulab, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Sederet prestasi telah didulangnya. Alumni SDN 03 Bireuen Tahun 2019 silam ini selalu mendapatkan peringkat tiga besar. Selain itu semenjak mondok di pesantren, juga sudah beberapa kali mendapat juara.

Buah hati dari Sri Wahyuni dan Febri Sumarno ini selalu menjadi kebanggaan orang tua. Dirinya adalah anak yang sangat berprestasi, dan memiliki semangat tinggi untuk belajar.

“kami sangat bangga pada Airin. Tidak hanya berprestasi di sekolah, dia juga selalu ikut membantu kami meski tanpa diminta. Semoga Airin akan selalu menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua, dan bermamfaat untuk orang banyak,”pinta ibunda Airin.

Gadis kelahiran Bireuen, 13  Januari 2006 ini berharap bisa menjadi pribadi yang mandiri, dan bisa membanggakan orang tuanya. Sehingga ketika muda adalah kesempatan untuk dia belajar dengan giat, dan berusaha dari sekarang untuk menjadi orang yang sukses.

"sukses itu harus dikejar, bukan ditunggu. Jangan menunggu nanti, tahun depan, atau ketika punya modal banyak. Kalau ingin sukses, maka lakukan dari sekarang”, ujar Airin menyemangati.


Penulis : Syibran Malasi (JW)

Related Posts:

KPP Pratama Bireuen Salurkan Paket Sembako untuk Dhuafa Gampong Lancok-lancok

Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bireuen salurkan 10 paket sembako untuk dhuafa di gampong Lancok-lancok, kecamatan Kuala, kabupaten Bireuen. Paket untuk berbagi kebaikan ini merupakan amanah dari para pegawai KPP dan rutin dilakukan semenjak tahun 2019 silam, khususnya hari Jumat setiap minggunya. Jumat. (30/4).

Baihaqi salah satu tokoh pemuda gampong Lancok-lancok yang ikut mendampingi, saat pembagian sembako tersebut mengungkapkan, bahwa sembako tersebut dibagikan oleh empat pegawai perwakilan KPP langsung diantar ke rumah dhuafa. Baihaqi yang juga turut didampingi oleh Irvan, membenarkan bahwa kegiatan sosial ini rutin dilakukan oleh pegawai KPP Pratama Bireuen.

“kami sebagai bagian dari masyarakat sangat berterima kasih, karena aksi sosial di bulan penuh berkah ini bisa membantu kaum dhuafa, dan meningkatkan kepedulian kita untuk terus berbagi dengan orang sekitar”, ungkap Baihaqi.

Dirinya menambahkan saat kondisi pandemi seperti ini, hampir seluruh warga merasakan dampak, khususnya masyarakat miskin. Masih banyak juga sebenarnya dhuafa di gampong Lancok-lancok, yang membutuhkan uluran tangan donatur. Tapi mereka mengaku tidak melihat dari berapa banyak bantuannya, tapi seberapa besar mamfaat dari apa yang diberikan.

“semoga aksi sosial ini bisa ditiru oleh banyak pihak, khususnya yang bekerja dibadan publik. Sehingga bisa memotivasi banyak orang untuk terus berbagi dan meringankan beban kaum dhuafa.

Khatijah Yusuf, salah satu penerima mamfaat menyampaikan terima kasih, karena mendapatkan santunan yang bisa meringankan kebutuhannya, apalagi di bulan Ramadhan.

“Alhamdulillah atas santunannya, semoga semakin dimudahkan rezeki oleh Allah, karena telah peduli dengan kami para dhuafa ini,”ujar Khatijah menahan rasa haru.


Release : Baihaqi

Related Posts: