Program UP2K Jaminan Kesejahteraan Ekonomi Secara Berkelanjutan

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) adalah sebuah program strategis  untuk menunjang ekonomi masyarakat. Program tersebut berada dibawah binaan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) tingkat gampong.

Menurut Maya Sarwati, Ketua PKK Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen, UP2K merupakan program penting dalam mewujudkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

"UP2K sangat penting dikembangkan setiap gampong untuk menjamin peningkatan kualitas ekonomi masyarakat. Mulai dari usaha kecil setiap keluarga, akan menjadi ladang bisnis yang berkelanjutan bagi semua elemen masyarakat," ungkap Maya kepada kabarjw (23/12).

Ketua PKK Gampong Seuneubok Rawa beserta perangkatnya telah merencanakan program peningkatan ekonomi keluarga melalui UP2K tahun 2020. Setiap keluarga akan mendapat pelatihan wirausaha dan memfasilitasi  pemasaran produk mereka.

"Tahun 2020 akan kita buat pelatihan wirausaha dan membantu pemasaran setiap produk warga. Kita akan melakukan semaksimal mungkin untuk memberikan perubahan terhadap peningkatan ekonomi keluarga," tutupnya. (JW/Jummi Yanti)

Related Posts:

Seuneubok Rawa Terpilih Sebagai Gampong Layak Anak

Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan terpilih sebagai gampong layak anak tingkat  Kabupaten Bireuen. Informasi tersebut diperoleh langsung dari Keuchik setempat, Ruslan, S.Sos kepada kabarjw (16/12).

"Alhamdulillah gampong kami saat ini dapat kepercayaan dari pihak kabupaten sebagai gampong layak anak. Hal ini tidak luput dari kerja keras masyarakat dan  aparatur dalam membangun gampong," ungkap Ruslan.

Tim PKK Gampong mengambil peran penting dalam pembinaan dan pelaksanaan program anak setiap tahun. Hal ini turut disampaikan oleh wakil ketua I Rosminawati saat wawancara di sekretariat PKK Gampong Seuneubok Rawa. Menurutnya, untuk mewujudkan gampong layak anak tidak hanya tanggungjawab aparatur namun masyarakat dan seluruh elemen lainnya harus terlibat aktif.

"Harus sama-sama bergerak, tidak hanya aparatur saja yang punya tanggungjawab dalam pemenuhan kebutuhan anak. Masyarakat dan kami PKK juga punya peran penting terutama Pokja I khusus terkait pola asuh anak dan remaja," kata Rosminawati.

Ruslan juga telah mengatur rencana musrenbang anak pada akhir tahun sebagai ruang partisipasi mereka dalam perencanaan pembangunan 2020.

"Nanti kita akan buat musrenbang anak juga diakhir tahun untuk melihat program apa yang bisa kita laksanakan berhubungan dengan kebutuhan anak kedepan," tutup Ruslan. (Jw/Maswari)

Related Posts:

Hasil Musrenbang Perempuan Seuneubok Rawa, Usulkan Pangkalan LPG Tahun 2020.


Pemerintah Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen adakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Perempuan Tahun 2020. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah sebagai ruang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat secara umum dan kebutuhan kelompok perempuan di gampong. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Keuchik Gampong, Ruslan, S.Sos pada pembukaan kegiatan di Meunasah setempat, Minggu, 15/12/2019.

"Hari ini kita mengadakan Musrenbang khusus perempuan agar dapat menyampaikan ide-ide dan kebutuhan program tahun 2020. Silahkan kaum perempuan sampaikan apapun yang dibutuhkan, insyaallah kalau sesuai dengan aturan akan kita terima dan bawa ke musrenbang gampong nanti," papar Ruslan.

Adapun prioritas usulan dari kegiatan Musrenbang Perempuan Tahun 2020 adalah pembangunan pangkalan Liquified Petroleum Gas (LPG) di Gampong Seuneubok Rawa. Karena kesulitan mendapatkan gas selama ini, masyarakat berharap adanya pangkalan milik gampong.

"Kami mengusulkan pangkalan gas milik gampong tahun 2020, ini kebutuhan mendesak bagi semua masyarakat. Berharap bapak keuchik bisa merealisasinya tahun depan," kata Zuraida (35).

Didampingi Pendamping Desa (PD) dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (PMG) Kecamatan Peusangan, Keuchik Gampong Seuneubok Rawa berjanji akan menampung usulan tersebut dan menjadi prioritas tahun 2020.

"Usulannya akan kita tampung dan sampaikan kembali dalam musrenbang gampong untuk dimasukkan dalam RKPG  supaya pengkalan gas bisa dibangun melalui BUMG," sambut Keuchik Seuneubok Rawa.

Selain program prioritas, ada beberapa usulan lainnya yaitu pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kelompok usaha, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,  pencegahan stunting,  pelaksanaan Rumoh Gizi Gampong, beasiswa keluarga kurang mampu, pembangunan PAUD dan program lainnya dibawah TP PKK yang akan diimplementasikan tahun 2020.

Jurnalis Warga/Maswari/Irwandani

Related Posts:

KIP Bireuen Serahkan Penghargaan Kepada Relasi Tahun 2019


Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bireuen serahkan sertifikat penghargaan bagi anggota Relawan Demokrasi (Relasi) tahun 2019. Penghargaan tersebut diserahkan di Aula Kantor KIP Bireuen, Kamis, 12/12/2019.

Secara resmi ketua KIP Bireuen, Agusni, SP sampaikan apresiasinya kepada seluruh relasi yang sudah bekerja keras dalam upaya peningkatan partisipasi pemilih dalam Pemilu tahun 2019.

"Terimakasih banyak atas partisipasinya selama tiga bulan sebagai relawan demokrasi dalam upaya peningkatan partisipasi masyarakat terhadap pemilu. Kami sangat menghargai kerja teman-teman selama ini," kata Agusni.

Dari paparan Agusni, kenerja Relasi selama ini memberikan hasil yang maksimal bagi Pemilu 2019. Persentase pemilih meningkat sebanyak 77 persen dari angka sebelumnya.

"Alhamdulillah berkat kerja teman-teman semua, angka pemilih di Kabupaten Bireuen meningkat sebanyak 77 persen," lanjutnya.

Ada dua jenis sertifikat yang diberikan kepada Relasi yaitu dari KIP Kabupaten Bireuen dan Nasional. Jumlah Relasi terhitung sebanyak 50 orang dari seluruh kabupaten Bireuen.

Akhyar Rizki/Jurnalis Warga 

Related Posts:

TP PKK Propinsi Aceh Bina dan Nilai PAAR Gampong Seuneubok Rawa




Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen menjadi salah satu lokasi binaan dan penilaian dari PKK Propinsi Aceh untuk program Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR). Penilaian dan binaan tersebut dilakukan Senin, 9 Desember 2019 di Aula Gedung Serba Guna setempat.

PAAR merupakan program wajib yang harus dilaksanakan oleh PKK gampong. Kegiatan PAAR berada dibawah program kerja (Pokja) I untuk memberikan pemahaman kepada orang tua dalam mengasuh anak dengan penuh cinta kasih. Hal ini disampaikan oleh Endang Setianingsing, S.Psi dari TP PKK Propinsi Aceh.

"Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dimasa depan, anak-anak harus diasuh dengan baik, penuh cinta kasih serta memberikan pemahaman agama dengan benar. PKK harus melatih kadernya untuk melakukan tanggung jawab tersebut. Disisi lain, pemerintah setempat juga harus mendukung segala kebijakan yang berhubungan dengan PAAR," jelas Endang Setianingsih.

Disamping pembinaan, TP PKK Propinsi juga evaluasi terhadap kinerja PKK gampong terkait program PAAR. Wakil Ketua I, Rosminawati menyampaikan bahwa penilaian yang dilakukan oleh PKK propinsi memberikan pelajaran berharga bagi PKK gampong. Ia menyadari masih banyak kekurangan dalam penilaian saat ini.

"Kami menyadari masih banyak kekurangan namun kami akan berusaha memperbaikinya dan melakukan yang terbaik sesuai visi misi PKK,"ungkap Rosminawati kepada kabarjw.

Camat Peusangan, Erry Seprinaldi, SSTP, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa ada empat desa yang dinilai oleh propinsi tahun ini, yaitu Seuneubok Aceh, Seuneubok Rawa, Meunasah Nibong dan Pante Ara dengan kategori berbeda yaitu PAAR, UP2K, Adminstrasi, Hatinya PKK, dan IVA Test.

"Empat desa binaan dan penilaian ini kita harap mendapatkan hasil yang baik dari PKK propinsi," papar Camat Peusangan.

Maswari/Jurnalis Warga

Related Posts:

Sejumlah Santri dan Anak Yatim Seuneubok Rawa Dapat Santunan Dari Dana Desa


Sebanyak 50-an santri dan anak yatim Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen terima santunan dana dari pemerintah setempat. Biaya tersebut diserahkan langsung oleh aparatur gampong pada penutupan kegiatan MTQ, 30 November 2019 di halaman Meunasah Seuneubok Rawa.

Keuchik Gampong, Ruslan menyampaikan bahwa biaya tersebut diberikan untuk memenuhi keperluan  santri yang menetap di pesantren dan kebutuhan anak yatim.

"Ini sedikit kita berikan santunan kepada santri dan anak yatim, minimal dapat dipergunakan untuk keperluannya saat ini,"papar Ruslan.

 Nurlaili (45) orang tua santri mengaku senang terhadap perhatian pemerintah gampong dalam membantu santri dan anak yatim.

"Saya senang sekali karena aparatur gampong peduli terhadap anak-anak kami yang mondok di pesantren dan juga anak yatim di gampong ini, semoga kedepan kegiatan seperti ini terus berlanjut," ungkap Nurlaili kepada kabarjw, usai acara.

Adapun sumber dana tersebut berasal dari Alokasi Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) 2019 satu paket dengan kegiatan MTQ, senilai 12 juta rupiah.

Maswari/Jurnalis Warga

Related Posts:

Peringati Maulid Nabi, Pemerintah Seuneubok Rawa Adakan MTQ


Pemerintah Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen adakan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Kegiatan tersebut berlangsung mulai 26 November - 30 November 2019 di halaman Meunasah setempat.

Tujuan dari pelaksanaan  MTQ adalah untuk membangun pendidikan karakter anak bidang agama dan meningkatkan keberanian  peserta di depan publik. Hal tersebut disampaikan oleh Keuchik Gampong, Ruslan,S.Sos kepada kabarjw.

"Tujuan musabaqah kita adakan untuk membangkitkan mental anak saat tampil di depan  publik dan meningkatkan pemahaman agamanya,"papar Ruslan.

Disamping itu, Ruslan juga berharap adanya kekompakan antar masyarakat dalam segala aktivitas di gampong. Dukungan masyarakat terhadap segala program gampong menentukan keberhasilan bagi semua pihak.

Kegiatan MTQ tersebut didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) 2019 sebesar 12 juta rupiah. Adapun peserta lomba mulai tingkat SD, SMP dan SMA sebanyak 74 orang dengan tiga kategori yaitu tilawatil qur'an, adzan dan hafalan ayat pendek.

Jummi Yanti/Jurnalis warga

Related Posts:

Menarik, BLC Season III Angkat Tema Masalah Kelangkaan Gas LPG 3 Kg



BIREUEN - Sekolah Pemimpin Muda Aceh Wilayah Kabupaten Bireuen kembali menggelar kegiatan rutinitas bulanannya yaitu Bireuen Lawyer Club (BLC) Season 3, Jum'at,15/11/2019.

Forum diskusi yang membahas dan mengupas permasalahan yang terjadi di Bireuen ini semakin menarik dan bisa saja menjadi panggung panas, lebih lebih BLC Kali ini mengangkat tema "Gas LPG 3 Kg Langka, Siapa Yang Bermain?", tentu pembahasan yang sangat menarik.

Acara ini akan diselenggarakan pada Sabtu (30/11/2019) di Cardova Coffee dan Roastery dengan menghadirkan instansi terkait dari pemerintahan dan komisi terkait dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen.

Presiden BLC Yusri,S Sos di temani oleh Tim kerja BLC mengatakan Kali ini kami akan mendiskusikan masalah kelangkaan gas LPG 3 kg di kabupaten Bireuen.

"Ini seharusnya menjadikan tanggung jawab bersama, terutama pihak pemerintah dalam mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ini",tegasnya.


Menurut hemat kami, masyarakat cuma mengharapkan LPG 3 Kg ini tidak lagi langka dan harga melambung, jangan sampai kita cari gas seperti mencari emas dalam pasir padahal gas tersebut subsidi, jika tidak mau ada lagi carut marut masalah gas dalam masyarakat, hapus saja subsidinya.


Lebih lanjut Yusri mengatakan masukan yang cocok kepada Pemerintah, pihak DPRK dan pertamina, berembuklah untuk mencari titik temu mengenai masalah kelangkaan Gas.


"Bila Perlu bentuklah Peraturan daerah (Perda) Yang bahwa gas boleh di tebus oleh desa seperti halnya beras raskin, Insyaallah kami yakin akan mengurangi kecurangan-kecurangan yang di main oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, bila itu memang perlu",ujarnya.

Related Posts:

Cegah Stunting Dengan Konsumsi Garam Yodium Dan Makanan Bergizi


Aparatur Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen bagikan garam yodium untuk masyarakat saat penyuluhan pencegahan stunting di Meunasah setempat, Rabu 13/11/2019.

Dari sisi kesehatan, garam yodium sangat bermanfaat bagi tubuh manusia terutama untuk mencegah penyakit seperti kanker dan lain sebagainya. Hal ini disampaikan oleh Keuchik Gampong, Ruslan, S.Sos kepada kabarjw usai kegiatan penyuluhan.

"Sangat besar manfaat bagi kesehatan dengan mengkonsumsi garam yodium, yaitu dapat mencegah penyakit dan menghindari stunting bagi anak," ungkapnya.

Masyarakat merasa senang karena pemerintah gampong telah memperhatikan kondisi kesehatan mereka. Tahun 2019 masyarakat mendapatkan banyak manfaat dari alokasi dana desa baik bidang kesehatan, pendidikan, pembangunan infrastruktur, administrasi penduduk dan lain sebagainya.

"Alhamdulillah saya senang dengan adanya penyuluhan kesehatan seperti ini, apalagi kami diberikan sesuatu yang bermanfaat. Tahun ini memang banyak hal yang kami peroleh dari dana desa, seperti pembangunan jamban, rumah rehab, pemberdayaan dan lainnya," papar Nurjannah (36) warga setempat.

Selain garam yodium, ibu hamil dan bayi juga mendapatkan paket susu serta roti untuk pemenuhan gizi. Terdaftar ada tujuh ibu hamil dan 51 bayi bulan ini di Gampong Seuneubok Rawa.

JW/Maswari

Related Posts:

Warga Seuneubok Rawa Antusias Ikuti Penyuluhan Pencegahan Stunting


Pemerintah Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen adakan penyuluhan pencegahan stunting. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat terkait pentingnya memperhatikan pertumbuhan anak sejak dini. Hal itu  disampaikan langsung oleh Keuchik Gampong, Ruslan, S.Sos saat pembukaan acara di Meunasah setempat, Rabu 13 November 2019.

"Menjaga anak tumbuh sehat adalah salah satu tugas orang tua dan pemerintah. Dalam hal ini kami pemerintah desa sangat mendukung pemenuhan layanan dasar, terutama untuk kesehatan tahun ini sudah kami anggarkan dana 67 juta lebih sesuai kebutuhan," terang Ruslan.

Camat Peusangan Erri Seprinaldi, SSTP, S.Sos, M.Si dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan stunting. Menurutnya, dengan pemenuhan pola makan yang sehat generasi akan tumbuh sebagai pribadi yang pintar.

"Mari kita jaga pola makan anak-anak kita dengan baik, tidak harus mahal tetapi makanan yang dikonsumsi harus sehat. Sebagai masyarakat desa harus memanfaatkan potensi yang ada, seperti menanam sayur dan memelihara ternak yang bisa dijadikan makanan pokok untuk dikonsumsi sehari-hari," papar Camat Peusangan.

Hal yang sama turut disampaikan oleh Kepala Puskesmas Cot Iju Kecamatan Peusangan, Mahdi, M.Kes memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya pencegahan stunting. Menurutnya, "bukrik" atau lamban pertumbuhan anak merupakan akibat dari kurangnya gizi mulai dari usia hamil sampai dengan balita.

"Bukrik adalah kata lain dari stunting dalam bahasa Aceh. Hal ini perlu dicegah mulai dari usia kandungan sampai dengan usia anak dengan menjaga pola makan yang sehat," papar Mahdi

Dalam upaya pencegahan stunting, peran pemerintah desa sangat strategis untuk memfasilitasi segala kebutuhan masyarakat. Hal ini diutarakan oleh Masdiana, SP Pendamping Desa P3MD  Kecamatan Peusangan.

"Pemerintah Desa wajib membiayai fasilitas kesehatan masyarakat terutama dalam upaya pencegahan stunting. Dana desa harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik untuk pemenuhan layanan dasar sesuai kebutuhan," tegas Masdiana.

Masyarakat Gampong Seuneubok Rawa sangat antusias mengikuti penyuluhan yang diberikan oleh narasumber terkait. Selain anak-anak, jumlah peserta yang hadir mencapai 100 orang lebih. Ibu hamil dan balita mendapatkan paket makanan tambahan seperti susu, roti dan peralatan bayi. Sementara masyarakat lainnya mendapatkan garam yodium secara gratis setiap kepala keluarga.

JW/Irwandani 

Related Posts:

KLIK PEKKA "Pulot Ijoe" Resmi Dibentuk Di Gampong Paku


Aparatur Gampong Paku Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen resmikan Klinik Layanan Informasi dan Konsultasi (KLIK) di Meunasah setempat, Selasa 12 November 2019.

Melalui Serikat Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), sebanyak 14 warga telah mendapatkan pembinaan secara khusus untuk melaksanakan tugas sebagai kelompok perempuan di gampong tersebut.

"Kader perempuan yang telah dibentuk oleh PEKKA dan Gampong memiliki tanggungjawab dalam mewujudkan peningkatan ekonomi keluarga dan pemenuhan layanan dasar,"ungkap Nurmasyitah salah satu anggota Serikat PEKKA Pulot Ijoe.

Aparatur Gampong Paku, Bukhari berharap dengan adanya Serikat PEKKA dapat membantu warga dalam pemberdayaan ekonomi perempuan dan aktivitas lainnya.

"Dengan adanya Serikat  PEKKA di Gampong Paku semoga dapat membantu kaum perempuan dalam membangun ekonomi produktif serta membantu masyarakat memfasilitasi layanan dasar lainnya," papar Sekretaris Gampong Paku.

Peresmian KLIK tersebut turut dihadiri oleh Dinas PMG PKB, Dinas Pendidikan, DP3A, Disdukcapil, Dinas Kesehatan dan unsur lainnya dari pemerintah Kabupaten Bireuen. Diwaktu bersamaan masyarakat melakukan konsultasi kepada dinas terkait difasilitasi kader PEKKA.

JW/Fitriani

Related Posts:

100 Unit Jamban Gratis Untuk Warga Simpang Peut



Aceh Barat - Pemerintah Desa Simpang Peut Kecamatan Arongan Lambalek  membangun jamban bagi rumah tangga kurang mampu. Pembagunan jamban  tersebut dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) 2017, 2018 dan 2019. Adapun jumlah jamban yang dibangun oleh Pemerintah Desa setempat yaitu sebanyak 100 unit. Dari 235 Kepala Keluarga (KK) yang menetap di Desa setempat, 100 rumah sudah dibangun jamban secara bertahap. 

Pembangunan jamban desa itu dilakukan,  pasca diberitakan oleh Jurnalis Warga (JW) beberapa waktu lalu, tentang kondisi ratusan warga di Desa Simpang Peut tidak memiliki jamban pribadi.

Fatimah, salah seorang penerima manfaat mengaku senang atas bantuan jamban yang diperolehnya ini.

“Saya sangat senang dengan adanya bantuan jamban ini kerena dengan adanya jamban ini saya dan keluarga saya tidak harus bersusah payah ke daerah yang ditumbuhi semak belukar untuk Buang Air Besar (BAB) seperti selama ini saya lakukan. Hal paling parah jika BAB nya malam susah sekali karna takut di patok sama ular dan binatang-binatang lainnya" ungkap Fatimah (46),  Sabtu (9/10/19).


Asna Dewi/JW Simpang Peut

Related Posts:

418 Anggota PKK Gampong di Peusangan Mampu Hafal Asmaul Husna


Sebanyak 418 anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) gampong di Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen mampu menghafal asmaul husna. Hal itu  terbukti melalui perlombaan yang di selenggarakan oleh PKK kecamatan dua hari berturut di Balai Desa setempat, 26-27 Oktober 2019.

Tujuan dari perlombaan Mars PKK dan Asmaul Husna adalah dalam rangka ulang tahun Bireuen sekaligus melatih ketrampilan serta  nilai keagamaan anggota PKK. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Camat Peusangan Erry Seprinaldi, SSTP, S.Sos, M.Si kepada kabarjw, 27/10/2019.

"Selain masih dalam rangka perayaan ultah Bireuen, lomba ini juga diadakan untuk meningkatkan ketrampilan seni dan menambahkan pengetahuan anggota PKK dalam menghafal asmaul husna," ungkap Camat Erry.

Pada saat yang sama ketua TP PKK Kecamatan Peusangan Ida Arini, S.Ked menyampaikan bahwa yang ikut serta dalam perlombaan tersebut adalah sebanyak  38 gampong. Setiap gampong minimal keluar satu grup dengan jumlah anggota 11 orang. 

"Ada 38 gampong yang mendaftar di lomba ini, masing-masing mereka  bentuk satu grup mars pkk dan satu grup asmaul husna. Ada juga yang satu grup untuk dua kategori dengan jumlah anggota satu grup adalah 11 orang," kata Ida Arini.

Salah satu peserta lomba, Nurjannah (35) dari Gampong Seuneubok Rawa merasa beruntung dengan diadakan perlombaan tersebut. Menurutnya, lomba ini dapat memberikan nilai positif bagi semua peserta melalui hafalan asmaul husna dan mars pkk.

"Sebelumnya saya tidak bisa menghafal asmaul husna dan mars pkk, namun dengan diadakan lomba maka saya mampu menguasainya dengan baik,"ungkap Nurjannah.

Dari pantauan kabarjw, kegiatan tersebut antusias diikuti oleh seluruh peserta dan menampilkan berbagai keunikan setiap penampilan mereka.**

Admin kabarjw 

Related Posts:

Program PKK Mampu Menunjang Kualitas Layanan Dasar di Gampong

Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) Jakarta adakan Talkshow Interaktif di Radio Andita 105.1 FM Peusangan Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini mengangkat tema Pemberdayaan Perempuan dan Layanan Publik di Gampong.

Dua orang narasumber yang hadir dalam acara ini adalah Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Peusangan, Ida Arini, S.Ked dan Keuchik Gampong Tanjong Paya, Subarni, SE.

Menurut Ida Arini, pemberdayaan perempuan perlu dilakukan setiap gampong untuk meningkatkan skill mereka. Melalui program PKK, perempuan diharapkan lebih aktif dalam mengimplementasikan berbagai kegiatan yang dapat memberikan hasil positif bagi masyarakat lainnya.

"Ada 10 program yang wajib dijalankan oleh PKK gampong yaitu penghayatan dan pengamalan pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tatalaksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan,
kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat," papar Ketua PKK Peusangan.

Ida Arini berharap setiap gampong komitmen untuk mengembangkan program PKK demi kesejahteraan masyarakat.

"Jika semua program tersebut dilaksanakan tentu persoalan layanan dasar dapat teratasi secara perlahan,"lanjutnya.

Keuchik Tanjong Paya menyambut baik paparan dari Ketua PKK Peusangan. Sebagai aparatur, Subarni telah melakukan banyak hal dalam upaya peningkatan  layanan publik baik kesehatan, pendidikan dan lainnya di gampong. Ia juga sangat mendukung program-program yang terdapat di PKK dan kegiatan pemberdayaan perempuan.

"Saya sebagai Keuchik sangat mendukung program PKK dan kegiatan di gampong yang dapat meningkatkan kapasitas kelompok perempuan serta masyarakat lainnya,"ungkap Subarni yang juga menjabat sebagai Ketua BKAD Peusangan.

Subarni menyampaikan bahwa dirinya memberikan peluang bagi perempuan dan masyarakat untuk belajar melalui kegiatan pemberdayaan,  sehingga mandiri serta mampu berpartisipasi dalam pembangunan gampong.

(Admin kabarjw)

Related Posts:

Peluang Usaha, Aparatur Gampong Raya Tambo Bangun Depot Air Masak

Matangglumpangdua- Pemerintah Gampong Raya Tambo Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen mendapatkan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) dari Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) 2019. Dana ini nantinya akan digunakan untuk membangun Badan Usaha Milik Gampong  (BUMG).

Menurut laporan dari geuchiek gampong Drh.Taufiqurrahman dana tersebut dipergunakan untuk membangun kios gampong, yang rencananya akan dibuka tempat jual air minum masak. Serta penghasilan dari usaha ini nantinya akan dipergunakan untuk keperluan gampong itu sendiri.

Safaruddin Sekretaris Desa mengatakan “Penghasilan dari kios air masak ini nanti akan berguna sebagai kas gampong, dimana dipergunakan untuk keperluan gampong sewaktu-waktu jika sangat diperlukan”, Senin (21/10/19).

Dana yang dikeluarkan untuk membangun kios gampong ini sekitar Rp63.290.837 juta yang dilaksanakan lebih kurang selama 60 hari. Kios  Depot Air Masak ini terletak didusun Glee Meulayu, tepatnya disamping mesjid Gampong Raya Tambo.

Syukri selaku ketua pemuda sangat mengapresiasi dengan adanya depot air ini, sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat terutama bagi pemuda yang masih menggangur.

Azmaydar /JW

Related Posts:

Pemerintah Gampong Teupin Siron Bangun Dua Unit Rumah Sewa



Gandapura- Pemerintah Gampong Teupin Siron  Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen bangunkan dua rumah sewa mengunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) tahun 2019. Pembangunan ini sudah mulai dilakukan sejak awal bulan Oktober 2019.

“Salah satu tujuan membangun rumah sewa ini ialah sebagai unit usaha melalui  Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang dapat memberikan penghasilan ke desa. Andai suatu saat nanti dana desa sudah habis terpakai untuk keperluan gampong, setidaknya gampong masih mempunyai aset.” Ungkap M.Jaril selaku Sektaris Desa (Sekdes) Teupin Siron. Senin (21/10/19).

Ia juga menjelaskan bahwa pada perencanaan tahun ini, akan dibangun dua unit rumah seluas 6x10 meter dengan dua ruang kamar per unit.

Pembangunan dua unit rumah ini menghabiskan anggaran sekitar Rp264.000.000. Pembangunan ini akan dilakukan secara dua tahap, karena masih ada infrasuktur lain yang harus dipenuhi, dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2020 mendatang.

Untuk tahap pertama akan dianggarkan Rp200.000.000 tahun ini. Namun, sisanya akan dilanjutkan pada tahap kedua di tahun depan.

"Bukan hanya itu, bangunan yang berada didusun Tgk. Di Blang ini juga rencananya akan ditambah dua unit lagi pada tahun depan". Pungkas M. Jaril.


Athalis Anissa/JW

Related Posts:

Warga Dapat Tanaman Gratis Dari Pemerintah Gampong Untuk Pemenuhan Gizi


Sebanyak 110 rumah warga Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen mendapatkan 20 tanaman cabai dan tomat dari pemerintah gampong. Tanaman ini dibagikan secara gratis oleh aparatur untuk memancing semangat warga dalam menanam sayuran di lingkungan rumah mereka.

" 5 juta anggaran yang kita sediakan untuk menanam bibit cabai dan tomat, kemudian kita bagikan gratis kepada setiap rumah. Dengan begini, berharap masyarakat punya inisiatif sendiri untuk menambahkan jenis sayuran di rumah mereka masing-masing," papar Keuchik Gampong.

Upaya ini dilakukan agar masyarakat mendapat asupan gizi dari tanaman yang sehat dikonsumsi. Setiap tanaman akan dirawat dengan baik tanpa menggunakan pupuk non organik demi kualitas kesehatan.

"Jika masyarakat khususnya anak-anak  mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, maka dapat mencegah stunting. Ini alasan yang kuat mengapa kita anjurkan masyarakat menanam sayur di lingkungan mereka, "tambah Ruslan.
Jurnalis Warga/Jummi Yanti

Related Posts:

Pemerintah Gampong Seuneubok Rawa Bagun Jamban Warga Kurang Mampu

Pemerintah Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen  alokasikan dana desa untuk pembangunan jamban bagi masyarakat kurang mampu. Tujuan dari pembangunan tersebut adalah sebagai upaya pencegahan stunting bagi masyarakat dan menjaga kesehatan dari pengaruh Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Keuchik Gampong, Ruslan menyampaikan komitmennya untuk membangun gampong dan menjamin kesejahteraan masyarakatnya.

"Apapun akan saya lakukan demi kesejahteraan warga, asalkan tidak berbenturan dengan aturan yang telah ditetapkan. Saat ini kita hanya bisa bangun lima jamban dan beberapa rumah rehap, mungkin tahun depan akan kita bangun lagi jika masih ada yang layak mendapatkannya," ungkap Ruslan.

Sementara ini pemerintah gampong telah membangun sebanyak lima unit jamban dengan menghabiskan total dana desa senilai 15jt.

Menyambut kebaikan pemerintah gampong, masyarakat merasa bersyukur atas pembangunan jamban tersebut.

"Saya senang karena pak keuchik mau membangun WC bagi kami yang kekurangan ekonomi, semoga pemerintah gampong dapat memenuhi segala kebutuhan dasar masyarakat miskin," pungkas salah satu penerima manfaat dengan inisial AH.

Jurnalis warga/ Jummi Yanti

Related Posts:

Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Tuntut RKUHP DAN UU KPK

Bireuen- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa  Bireuen Gerakan Aksi Menggungat (GERAM), gelar aksi damai dalam rangka menuntut Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK. Kegiatan ini digelar didepan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Kamis (26/09/19).

Koordinator aksi Dimuntazar mengatakan ada lima poin yang akan disampaikan diantaranya pertama, menolak RUU KUHP dan KPK yang tidak pro terhadap kepentingan rakyat, Bangsa, dan Negara.

Kedua, meminta kepada DPR untuk meninjau kembali hasil Revisi Undang-undang Pertahanan, UU Permasyarakatan dan Ketenagakerjaan yang dianggap tidak sesuai dengan kepentingan rakyat.

Ketiga, meminta kepada presiden untuk mencopot Mentri Lingkungan Hidup atas ketidak mampuan menanggulangi KARHUTLA di pulau Sumatera dan Kalimantan dan peranakan korporasi kebakaran hutan serta cabut izinnya.

Keempat, mengecam tindakan-tindakan Represif Aparat keamanan terhadap seluruh elemen masyarakat yang menyuarakan aspirasi dimuka umum.

Kelima, batas waktu menyampaikan ke DPR ACEH dan Gubernur Aceh sampai 10 Oktober 2019, jika tidak dilaksanakan maka mahasiswa akan menduduki kantor DPRK Bireuen.

"Aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk dukungan mahasiswa atas seruan Maklumat Tuntaskan Reformasi yang menilai bahwa Pemerintahan dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah membuat serangkaian kebijakan yang mendorong negara pada sistem pemerintahan yang korup, otoriter, dan menciptakan ekonomi yang eksploitatif.

(Nazar)

Related Posts:

Aceh Kreatif Forum Gelar Kegiatan Lomba OOTD

Bireuen-Pembukaan pelaksanaan pelatihan UMKM pemuda milenial dan lomba Outfit Of The Day
(OOTD) di selenggarakan Atjeh Kreatif Forum dan Milla Khimar resmi dibuka oleh Bupati Bireuen diwakili oleh Dailami, S.Hut. Asisten tiga Bupati Bireuen di gedung Aula sekdakab Bireuen. Minggu, (27/08/19).

Dailami dalam sambutannya mengatakan bagi anda yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa atau lulusan baru, tidak perlu ragu untuk memulai usaha, sebab dalam berwirausaha, anda akan memperkaya pengalaman dan pengetahuan untuk untuk menentukan jalan kesuksesan.

"Saya berpesan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti acara ini secara serius dan sungguh-sungguh, karena kegiatan ini tentunya lebih menekankan pada pembentukan keterampilan (skill), yang kelak akan menjadi dasar keterampilan saudara dalam berwirausaha." Ungkap Dailami dalam sambutannya.

M. Hendra Supardi mengatakan "Dengan wirausaha kemampuan finansial itu akan lebih menjanjikan dibandingkan dengan aktifitas-aktifitas lain. Wirausaha juga dijamin oleh rasul sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dibisnin atau wirausaha." Ujar Pimpinan Bank Aceh Kabupaten Bireuen.

Dalam kegiatan ini dihadiri tiga pemateri, Ferawati, Founder Kampong Kreatif Aceh, Rifqi Maulana, outdoor organizer dan Graphic designer, dan muzakir mentor bahasa Jepang. Kegiatan ini diikuti oleh siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum, serta tamu undangan khusus mahasiswa pertukaran dari Jepang serta penampilan musisi aceh Ucin Spiky, Fuja Radika, dan Misbah Al Zizi.

Related Posts:

Lomba Memancing Jadi Sarana Hiburan Positif


Antusias warga ramaikan lomba memancing di Gampong Pulo Naleung Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Kegiatan yang digagas oleh sekelompok pemuda ini bertujuan untuk merealisasikan hobi dan menambah  hiburan dikalangan masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Ajwar (34) pemuda gampong setempat selaku pemilik lahan perlombaan memancing, (21/9/2019).

"Kami mengadakan perlombaan ini untuk hiburan bagi orang yang punya minat memancing. Jumlah peserta 60 orang, ada yang dari Kutablang, Jangka dan Peusangan," Ungkap Ajwar.

Pihak panitia menyediakan hadiah perlombaan berupa uang tunai, juara 1 sebanyak 500 ribu, juara 2 senilai 300 ribu dan juara favorit 200 ribu. Kegiatan ini diselenggarakan secara pribadi oleh Ajwar berserta rekannya, tidak melibatkan lembaga pemuda dan anggaran gampong.

Meskipun demikian, Keuchik Gampong Pulo Naleung, T. Junaidi Abdullah menanggapi positif kegiatan yang diadakan oleh penyelenggara.

"Meskipun bukan kegiatan yang digagas oleh kelompok pemuda, kami pihak aparatur mendukungnya karena ini kegiatan yang positif," ujar Keuchik Junaidi. (JW)

Related Posts:

Kelompok Tani Cot Rabo Baroh Ciptakan Produk Racun Hama

Kelompok Tani Gampong Cot Rabo Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen ciptakan peptisida pengendalian hama. Produk tersebut adalah hasil dari penyuluhan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Aceh selama 12 pertemuan sejak 3 Juli-18 September 2019. Penyuluhan yang berlangsung setiap Rabu diikuti 20 petani di gampong setempat. Keuchik Gampong, Rishadi merasa beruntung karena masyarakat tani mendapatkan ilmu yang berharga dari hasil penyuluhan tersebut.

"Sangat beruntung karena di Kabupaten Bireuen sepengetahuan saya hanya ada dua desa yang diberikan penyuluhan oleh Dinas Pertanian Aceh, salah satunya adalah gampong kita. Masyarakat tani mendapatkan banyak pengetahuan tentang tehnik pengendalian hama serta cara membuat racun hama," ungkap Rishadi kepada jurnalis warga (19/9/2019).

Hal serupa turut disampaikan oleh Mukhlis, salah satu ketua kolompok tani yang ikut kegiatan penyuluhan pengendalian hama. Mukhlis merasa mendapatkan banyak pengetahuan terkait cara merawat tanaman padi dan pencegahan hama serta ilmu lainnya.

"Banyak ilmu yang kami dapatkan dari penyuluhan tersebut, terutama kami diajarkan cara membuat pupuk organik dan racun hama nabati, pengalaman ini dapat kami terapkan bagi kelompok tani di gampong," papar Mukhlis.

Aparatur gampong bersama kelompok tani berencana untuk mengolah peptisida pengendalian hama sebagai produk unggul di Gampong Cot Rabo Baroh. Selain menguntungkan kelompok tani juga menjadi produk penghasilan gampong minim resiko, tutup Rishadi.

Related Posts:

Warga Gampong Raya Tambo Butuh Air Bersih

Matangglumpangdua- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Peusangan belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bireuen. Hal ini terlihat masih ada daerah suplay air bersih yang sulit diperoleh. Salah satunya adalah  Gampong Raya Tambo Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Sebagian masyarakat desa ini masih mengkonsumi air sumur berwarna kuning. Kamis (19/09/19).

Kepala PDAM Krueng Peusangan Ispandinur mengatakan apabila warga sudah terdesak terhadap air bersih maka bisa mengalokasikan dana desa untuk kebutuhan tersebut.

“Bila kebutuhan air bersih  sudah mendesak warga disana bisa menggunakan dana desa untuk jaringan pipa, bila menungggu permohonan pipa membutuhkan proses lama, ini bisa digunakan dana desa untuk pemasangan pipa,"paparnya.

Keuchik Gampong Raya Tambo Taufiqurrahman mengatakan warganya sangat membutuhkan air bersih terutama Dayah Al Furqan yang menampung  sekitar 400 santri. Dengan jumlah tersebut pengurus dayah kesulitan mendapatkan air beraih apalagi musim kemarau sumurnya mengering.

Pemerintah Gampong telah berupaya membangun saluran pipa  PDAM untuk satu dusun dan mereka kekurangan dana untuk melanjutkan yang lainnya, berharap ada bantuan dari pihak luar untuk seluruh rumah yang membutuhkan air bersih. 

"Warga sangat berharap adanya PDAM setiap rumah, selama ini kami pemerintah desa telah berupaya mewujudkannya melalui dana desa namun masih sangat minim belum semua masyarakat mendapatkannya. Berharap pemerintah Kabupaten bisa melirik agar semua masyarakat bisa mendapatkan akses air bersih,"ungkap Keuchik Gampong Raya Tambo.

Azmaydar/JW

Related Posts:

Pemerintah Gampong Cot Rabo Baroh Anggarkan 150 Juta Untuk Pembangunan Rumah Warga Kurang Mampu

 Aparatur Gampong Cot Rabo Baroh tinjau rumah warga yang layak dibangun oleh dana desa 
Pemerintah Gampong Cot Rabo Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen alokasikan dana desa sebanyak 150 juta untuk 10 unit rumah rehab. Menurut laporan dari Keuchik gampong Rishadi, telah melakukan peninjauan terhadap rumah warga yang layak mendapatkan bantuan tersebut, 19/9/2019. 

"Kami telah turun langsung bersama seluruh aparatur gampong untuk meninjau rumah warga yang berhak mendapatkan rehap tahun ini," kata Keuchik Gampong Cot Rabo Baroh.

Dari peninjauan tersebut, sekitar 24 rumah masuk kategori rehab. Namun pemerintah gampong hanya memilih 10 unit rumah untuk dikerjakan tahun ini.

"Hasil dari tinjauan yang kami lakukan ini akan dibawa ke rapat kerja pemerintah gampong, nanti akan kami rundingkan bersama untuk memilih rumah yang bisa direhap tahun ini, selebihnya akan dikerjakan tahun mendatang,"ungkap Rishadi.

Selain rumah rehab, Rishadi juga berencana akan membangun sanitasi bagi warga yang belum memilikinya. Rencana tersebut akan direalisasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong-Perubahan (APBG-P) 2019.

Jurnalis warga/ Muhammad Husni

Related Posts:

Sempat terhenti, Pegerjaan Jalan Cot Jabet Kembali Beroperasi



Gandapura- Pembangunan jalan atau penimbunan base B di Gampong Cet Jabet kembali dilaksanakan. Kegiatan ini sempat terhentikan akibat adanya galian pipa yang dilakukan oleh Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) di gampong tersebut. Kamis (19/09/19).
Menurut pantauan Jurnalis Warga, pekerjaan ini mulai dilakukan kembali pada awal September lalu, dan hampir selesai.

Dari yang terlihat dipapan pengumuman desa, pengerjaan jalan ini memiliki panjang 1,5 KM dengan nilai kontraknya Rp3.413.341.000,00,-  yang dilaksanakan oleh CV.KAKUCHI MINING serta diawasi oleh CV.CICUBA CONSULTANT   

Terlihat dari pantauan, masyarakat Teupin Siron  merasa senang dengan adanya pembangunan  jalan aspal tersebut,  mereka merasa lega dan berterimakasih  kepada pemerintah Kabupaten Bireuen yang telah mendanai pembangunan jalan tersebut melalui Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kabupaten (APBK).

Khairul/ JW

Related Posts:

Bireuen Darurat Ekologi dan Sarat Korupsi


Muhammad Nasir aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh ungkapkan Bireuen sedang mengalami darurat ekologi. Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Bireuen Lawyer Club (BLC) yang diselenggarakan oleh Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) di Aula Setda Kabupaten, Sabtu malam 14 September 2019.

"Banyak sekali persoalan lingkungan yang perlu diselesaikan oleh pemerintah Bireuen, jika hal ini tidak segera dilakukan maka dalam 10 tahun kedepan Bireuen akan krisis air," ungkap lelaki yang kerap disapa Nasir Buloh.

Selain itu, Nasir juga mengatakan bahwa banyak galian C ilegal yang beroperasi di Kabupaten Bireuen. Hal ini sangat berpengaruh terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat setempat.

"Dari lima kecamatan yang telah kami survey, ada 47 galian C ilegal yang beroperasi di Bireuen. Dari data Pemerintah Aceh hanya 36 usaha galian C di Bireuen yang memiliki izin," tambah Nasir.

Bertajuk tema Bireuen dari Masa ke Masa, narasumber lainnya Murni M. Nasir  aktivis perempuan anti korupsi turut mengulas  kondisi Bireuen yang sarat kasus korupsi. Hal ini perlu keseriusan dari Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menyelesaikan kasus yang masih mangkrak.

"Bireuen saat ini dalam kondisi kritis, dari tracking media saya melihat ada 11 kasus korupsi yang terjadi di Bireuen. Ada yang sudah selesai dan ada yang masih dalam proses hukum," katanya Murni di acara BLC.

Murni berharap penegak hukum  lebih serius dalam menangani kasus korupsi di Kabupaten Bireuen. Hukum jangan tebang pilih dan jangan sampai para pihak di kasus korupsi dijadikan sebagai "ATM" untuk meraup keuntungan pribadi atau instansi. (Admin kabarjw)

Related Posts:

Sepak Bola Ajang Silaturahmi Sesama Warga Pante Gajah

Bireuen- Selasa, 10 September 2019 merupakan hari terenergik yang dirasakan oleh warga Pante Gajah dikarenakan laga final pertandingan sepakbola antar warga.

Adapaun klub-klub yang terdaftar terdiri dari 5 klub yaitu, Aneuk Gampong, Aneuk Nanggroe, Sellow FC, Legend FC, dan Gading FC.
Acara ini telah belangsung dari 01-10 September 2019 dengan sistem setengah kompetisi.  Semua anggota klub terdiri dari masyarakat Gampong Pante Gajah, dengan rentang usia 16 tahun ke atas.

Misbah (25) ketua panitia mengatakan tidak ada syarat khusus, asal fisik memadai semua bisa ikut.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin dalam rangka memeriahkan Hut RI, walaupun terkesan terlambat namun ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat desa setempat. Sehingga menjadi program prioritas untuk tiap tahunnya.

Kepala desa pante Gajah H. Mawardi Risyad yang ada ditempat pertandingan  mengatakan olahraga merupakan  sebuah jembatan  untuk membatasi dan memutuskan hubungan dengan narkoba dan ini adalah salah satunya caranya.

Mawardi juga mengatakan Insya Allah ada kelanjutan untuk kegiatan ini dan akan dibangun sebuah lapangan bola kaki di gampong Pante Gajah dan juga  akan digelarkannya turnamen bola voli karena lapangan bola voli sudah ada jadi harus digunakan.

Selain itu,  Mursal (35) salah satu perangkat desa yang ikut menonton menyampaikan bahwa acara ini  sangat bermanfaat  terutama  untuk mempererat hubungan karena kondisi  luas dan besarnya gampong Pante Gajah, yang membuat tidak saling bertemu dan mengenal sehingga menjadi ajang saling ketemu dan ajang seleksi  pemain berbakat untuk tim sepakbola Pante Gajah.

Untuk memeriahkan acara, disediakan total hadiah sebesar Rp2.5000.000-; yang dibagi menjadi Rp1.500.0000-; bagi juara satu yang diaraih oleh Klub Aneuk Gampong sedang uang tunai senilai Rp1.000.000-; diberikan kepada Selow FC yang merupakan juara kedua. Semua biaya dibebankan dalam APB Gampong dan juga beberapa donator.

EVI/JW

Related Posts:

Aparatur Desa Gampong Raya Tambo Selenggarakan Kegiatan memyambut 1 Muharram


Aparatur Desa Gampong Raya Tambo menyelenggarakan berbagai acara dalam rangka menyambut 1 Muharram 1441 H, yaitu dengan menggelar lomba adzan, doa sehari-hari, tahfizh, pidato, dan tartil.
Acara ini digelar selama 2 hari yaitu mulai 01-02 September 2019.

Kepala Desa Gampong Raya Tambo,Taufiqurrahman mengatakan bahwa acara perlombaan tersebut digelar oleh pemuda/pemudi Karang Taruna Desa Gampong Raya  Tambo yang bertujuan melahirkan generasi Qurani yang berkualitas serta mampu mengimplemasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua pemuda, Syukri juga mengatakan suksesnya acara menyambut 1 Muharram tahun 1441 H ini krena kekompak dan antusias dari pemuda/pemudi Karang Taruna khususnya, sehingga acara menyambut 1 Muharram ini berjalan dengan sangat lancar.

Jurnalis Warga/Rahmat Hardian

Related Posts:

Lembaga Pelatihan Swasta dan Pemerintah Ikuti Pelatihan Metedologi Instruktur



Banda Aceh- Sebanyak 22 instruktur dari Lembaga Pelatihan Swasta dan Pemerintah mengikuti kegiatan Pelatihan Metedologi Instruktur. Pelatihan ini diadakan di Balai Latihan Kerja Banda Aceh untuk melatih instruktur dalam proses merencanakan, membuat, serta menyajikan materi pelatihan yang baik. Kamis (29 Agustus 2019).

Dalam kegiatan ini ada dua narasumber yang memberikan materi yaitu dari Balai Besar Pengembangan Produktivitas (BBPP) Bekasi yaitu Giant Yekti Widodo, M.Pd., M.A dan Supadmi yang melatih dan membimbing  beberapa kode unit yang dibutuhkan oleh seorang instruktur di lembaga pelatihan.

Dalam penyampaian, Giant menyampaikan untuk menjadi instruktur tentu dibutuhkan beberapa hal dalam menunjang kreativitas dan juga produktivitas sebagai komponen utama untuk menghasilkan peserta didik yang kompenten dan bernilai saing global.

Ia juga menyampaikan bahwa hal ini tentu ini tidak mudah, maka diperlukan sebuah pelatihan dimana para instruktur ini dilatih dengan berbagai unit kompetensi. Diantaranya adalah merencanakan penyajian pelatihan atau menyusun silabus pembelajaran yang nantinya digunakan dalam melaksanakan penyajian materi (face to face). Selain itu instruktur diberikan tugas untuk menulis sebuah artikel berdasarkan kode unit yang dipilih tentunya berdasarkan latar kejuruan yang ditempuh. Setiap instruktur juga harus bisa mengoperasikan komuter tingkat dasar, seperti Microsoft word, Excel dan PowerPoint. Setelah itu mereka juga dibina dalam cara mengelola bahan dan peralihan pelatihan yang dibutuhkan.

Ade Hilmawan (35) Instruktur Technical Support/ Perakitan Komputer  mengatakan materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena bisa diaplikasikan pada pelatihan yang akan dilaksanakan nantinya sekembali ke tempat tugas.

“Perlengkapan dan kebutuhan peserta juga lengkap jadi sangat membantu dalam proses belajar” pungkasnya kembali.
Selain mengikuti rangkaian kegiatan berdasarkan jadwal yang telah disusun, kegiatan ini juga akan dipersiapkan untuk mengikuti Ujian Kompetensi di akhir kegiatan.

Syafiani/JW

Related Posts:

Jurnalis Warga Bireuen Resmi Launching



Bireuen- Jurnalis Warga Bireuen resmi di Launching. kegiatan ini dilakasanakan oleh Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) melalui Koordinator Jurnalis Warga (KJW) Bireuen. Kegiatan ini berlangsung di ruang Opproom lantai dua Kantor Bupati Bireuen. (Jumat (23/8).
Jurnalis warga ini terbentuk kerena program PPMN sejak lima tahun. PPMN telah menyelenggarakan progam jurnalisme warga di puluhan Kabupaten dan belasan Provinsi di Indonesia. Pada tahun 2017, PPMN telah menerapkan progamnya pada tiga Kabupaten di Aceh, yaitu Bireuen, Aceh Barat dan Bener Meriah.

“Kegiatan ini dilakukan secara bertahap, bukan hanya Aceh tapi seluruh Indonesia mendapatkan program untuk mengembangan jurnalis warga. Namun pada tahun 2019, Aceh mendapatkan kepercayaan kembali untuk program ini dan hanya satu kabupaten yaitu Bireuen.” Ungkap Nurmalis.

Ia juga menambahkan bahwa Jurnalis Warga (JW) menjadi jembatan atau sarana untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada publik dan juga pihak pemerintah. Dengan adanya JW, informasi-informasi di gampong bisa disampaikan ke media sosial. Pada tahun 2019 ini, JW sudah mempunyai website sendiri, yaitu kabarjw.com. Dengan adanya jurnalis menulis terkait program-program yang ada di gampong, maka tidak ada lagi yang tersembunyi.

Dalam launching tersebut, ada tiga narasumber yang memberikan materi sebagai penguat jurnalis warga yaitu Rita Suhana, S. Sos., MSM Kabid Pengelolaan Opini dan Aspirasi Publik dari Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Bireuen, Murdeli anggota PWI Bireuen, dan Erry Seprinaldi, SSTP, S.Sos, M.Si Camat Peusangan.

Adapun materi yang disampaikan yaitu mengenai pentingnya Kelompok Informasi Gampong (KIG). KIG ini merupakan kelompok yang dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan nilai tambah.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh dinas-dinas kabupaten Bireuen, Kapolres Bireuen, wartawan Bireuen, Forum penulis Bireuen (FAMe), Lembaga Pers Mahasiswa Suara Almuslim (LPM SA), Jurnalis Warga Peusangan, Gandapura dan Simpang Mamplam, kemudian perangkat gampong serta tamu undangan lainnya.

Athlia Anissa/ JW Bireuen

Related Posts:

Bantu Penderita Lumpuh Kurang Mampu, FPPU Galang Dana


Aceh Barat- Forum Pemuda Peduli Umat (FPPU) Wilayah Arongan Lambalek menggelar aksi solidaritas penggalangan dana untuk  masyarakat yang menderita lumpuh di Kecamatan Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat.

Aksi yang dilakukan oleh Forum PPU merupakan gabungan dari Pemuda, Mahasiswa dan Santri ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang menderita lumpuh total, target utamanya yaitu Nurdin, Fauzi dan beberapa lainnya yang berada di Arongan Lambalek, Simpang Peut. Rabu, 21/08/2019.

Koordinator lapangan Rahmat Al Riza, mengatakan bahwa aksi seperti ini memang harus di estafetkan.

“Tentunya aksi penggalangan ini tidak dilakukan semata-mata untuk hura-hura, tetapi ada nilai-nilai kemanusiaan yang tertanam dibalik aksi penggalangan dana ini, dan semoga penggalangan dana ini tidak berhenti disini saja,” ujar Rahmat.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Umat (PPU) T. Kasman Alfaruq juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan donasi berupa uang kepada penderita Lumpuh di Arongan Lambalek.

“Terimakasih kepada semua lapisan masyarakat yang telah menjadi donator dalam kegiatan ini, dan paling khusus pada relawan Forum Pemuda Peduli Umat yang sangat antusias dalam menggalang dana untuk penderita lumpuh terutama bagi masyarakat kurang mampu. Semoga apa yang di berikan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua.” Ungkap T. Kasman.

Dalam hal ini ia juga menambahkan, dana ini bukan hanya khusus untuk membantu biaya pengobatan pasien karena untuk pengobatan sendiri, sudah di tangani oleh jaminan kesehatan yang ada di Aceh. Akan tetapi ini diperuntukkan kepada keluarga pasien, setidaknya dengan adanya bantuan ini dapat meringankan keluarga yang menemani pasien di Rumah Sakit.

Ia juga berharap semoga kedepanya akan bertambah pemuda-pemuda lainnya yang mau dan peduli terhadap sosial, dan selalu ingin membantu sesama. Kemudian dengan adanya aksi seperti ini, bisa membantu meringankan beban ekonomi keluarga pasien.

T. Kasman juga berharap, semua penderita lumpuh yangg tergolong keluarga kurang mampu di Arongan Lambalek mendapatkan perhatian kusus dari pihak pemerintah (biaya hidup selama perawatan) dan bisa di rujuk ke rumah sakit umum.

Selain itu, kami juga menerima sumbangan donasi dalam bentuk uang yang bisa disalurkan melalui rekening anggota Pemuda Peduli Umat 

AN. Ustazi, No Rek : 7104281669 (Bank Mandiri Syariah)
Narahubung 082368810803 (WA) T.Kasman Alfaruq 
                     085362745964 (WA) Rahmat Al Riza

T. Kasman/JW Seuneubok Teungoh Kecamatan Arogan Lambalek Aceh Barat

Related Posts:

Pemerintah Kecamatan Peusangan Bersama TPID Gelar Bursa Inovasi Desa 2019


Pemerintah Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen bersama Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) gelar Bursa Inovasi. Tujuan dari kegiatan tersebut sebagai ajang publikasi berbagai produk unggulan setiap gampong. Hal tersebut disampaikan oleh ketua TPID, T. Mahyudi saat laporan kegiatan di Balai Desa Kecamatan Peusangan, 21/8/2019.

"Tujuan dari kegiatan bursa inovasi sebagai  ajang publikasi seluruh produk dan memudahkan desa dalam mereplikasi setiap inovasi yang telah ditampilkan,"papar Mahyudi.

Bupati Bireuen, H. Saifannur, S.Sos dalam pembukaannya berharap seluruh desa bisa menciptakan produk yang bermanfaat dan menjadi gampong yang maju.

"Setiap desa harus punya produk yang bisa menangani permasalahan ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat,"tegasnya.

Bupati Bireuen juga menambahkan bahwa tidak semua gampong bisa menghasilkan produk yang sama, namun bisa dilaksanakan sesuai dengan kebutuhannya.

Erry Seprinaldi, SSTP, S.Sos, M.Si juga menyampaikan bahwa hampir semua gampong di Kecamatan Peusangan telah memiliki produk unggulan desa (Prudes), namun terhambat dalam proses pemasarannya.

"Di Peusangan hampir semua gampong telah memiliki prudes, hanya saja masih kurang maksimal karena terhambat dalam proses pemasarannya,"papar Camat Peusangan.

Sejumlah produk unggulan di Kecamatan Peusangan dipamerkan pada kegiatan tersebut. Keuchik gampong yang telah berhasil dalam inovasi desa 2018 mendapatkan penghargaan dan diserahkan langsung oleh Bupati Bireuen. Kegiatan ini turut dihadiri oleh seluruh aparatur dan unsur perempuan dari 69 desa serta undangan lainnya.

Arif Darmawan/Jurnalis Warga

Related Posts:

HUT RI Ke 74, Camat Peusangan Serahkan Hadiah Juara Lomba Asman Toga


Usai memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 74 di Lapangan Blang Asan, Camat Peusangan umumkan dan serah hadiah bagi pemenang lomba Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga), Sabtu 17 Agustus 2019.

Erry Seprinaldi, SSTP, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa ada tujuh gampong yang berhasil memperoleh juara lomba Asman Toga.

" Dari 69 desa di Kecamatan Peusangan, ada tujuh desa yang mendapat juara berdasarkan hasil dari tim penilaian ,"paparnya.

Tujuh juara tersebut diantaranya Gampong Seuneubok Aceh sebagai juara 1, Gampong Putoh juara 2 dan Matang Mesjid juara 3.

Sementara tiga gampong lainnya yang memperoleh juara harapan 1,2 dan 3 adalah Pante Ara, Pante Pisang dan Krueng Dheu. Selanjutnya ditutup dengan juara favorit oleh Gampong Krueng Baro Mesjid.

Perolehan juara tersebut melewati kriteria penilaian dari tim PKK Kecamatan. Ida Arini, S.Ked Ketua PKK Kecamatan Peusangan menyampaikan beberapa item penilaian Asman Toga.

" Ada beberapa kriteria yang kami nilai dalam pelaksanaan perlombaan tersebut yaitu adanya SK toga, papan struktur toga, papan nama toga,  dukungan anggaran, nama jenis toga, profil toga, dokumentasi foto atau vidio dan inovasinya," ungkap ketua tim penilaian.

Jurnalis Warga/Jummi Yanti

Related Posts:

LPK dan BLK Ikuti Bimtek Upgrading Training Need Analysis



Banda Aceh- Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh mengadakan acara Bimtek Upgrading Training Need Analysis untuk Pengelola Pelatihan. Acara ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari Balai Latihan Kerja (BLK) Pemerintah dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Swasta dalam wilayah Provinsi Aceh.  Pelatihan ini dilaksanakan dari 05- 09 Agustus 2019.

Samsul  selaku ketua panitia  mengatakan tujuan  dari kegitan ini adalah memberikan pemahaman  akan tatacara menentukan kebutuhan pelatihan kerja dan tindak lanjutnya. Sehingga tenaga kerja yang disiapkan bisa terserap  di pasar kerja atau menjadi wirausaha nantinya

“Pelatihan ini dianggap penting karena merupakan suatu terobosan untuk menghadapi  tantangan ketenagakerjaan saat ini dan kedepan yang akan semakin rumit dan komplek.  Sehingga acara ini sangat penting diselenggarakan dan diikuti oleh Lembaga Pelatihan Kerja. Narasumber yang memang ahli dalam menganalisa kebutuhan pelatihan kerja di Aceh. Jadi tidak ada lagi kebutuhan kerja yang tidak sesuai di saat melakukan pelatihan nantinya.” Pungkasnya kembali.

Samsul juga menambahkan pelatihan kerja merupakan sebuah solusi  yang dapat ditempuh media untuk pengimplemetasikan link and match antara tenaga kerja dan dunia kerja atau pengguna dilakukan ecara sitematis  dari berbagai element. Sehingga program kerja dapat mencapai sasaran yang efektif dan efisien.

Hanan Fakhrizal dalam kata sambutannya mengatakan “Dalam setahun terakhir, pengangguran di Aceh berkurang 18 ribu orang sejalan dengan TPT yang turun 5, 35% pada Februari 2018. Hal ini bukan berarti kerja kita sudah selesai. Masih teramat banyak tatangan kedepan untuk membenahi keadaan ketenagakerjaan Aceh”

Dalam kesempatan ini ia juga menyampaikan perlunya kesepahaman semua pihak untuk bekerjasama dan bertanggungjawab dalam menyiapkan putra-putri Aceh  untuk dapat bersaing dengan tenaga kerja lokal maupun asing. Hal ini dilakukan  untuk menggapai peluang kerja dan penciptaan kesempatan kerja menjadi wirausaha mandiri menjadi tantangan yang harus dihadapi.


Syafiani/ Jurnalis Warga

Related Posts:

Sambut HUT RI Ke 74, Gampong Raya Tambo Adakan Turnamen Bola Grata Cup 2019




Matangglumpangdua- Aparatur desa dan masyarakat Gampong Raya Tambo menyelenggarakan turnamen bola Grata Cup 2019 dalam rangka memperingati Hari Kemedekaan Republik Indonesia yang ke 74. Acara ini diselenggarakan dari 04 hingga 06 Agustus 2019. Selasa (06/08/19).

Kepala desa (Keuchik) Gampong Raya Tambo, Taufiqurrahman menyatakan bahwa acara turnamen sepak bola ini diselenggarakan untuk kebersamaan dan solidaritas baik dari peserta team sepak bola maupun masyarakat Gampong Raya Tambo.

Syukri ketua pemuda juga mengatakan “ajang turnamen ini bukan hanya  menjadi suatu kegiatan yang memupuk semangat solidaritas dan kebersamaan, tapi juga mengembangkan skill peserta team  sepakbola yang akan diseleksi menjadi sebuah team kesatuan club sepak bola Grata FC. Sehingga generasi yang akan datang dapat melahirkan peserta dan team sepakbola yang akan menjadi the next Team Grata Fc.

Ia juga menambahkan turnamen ini khusus masyarakat Gampong Raya Tambo saja, jadi team dibagi menjadi tiga, yaitu team A, B dan C, serta strategi permainnannya menggunakan sistem poin.

Jurnalis Warga/Rahmad Hardian

Related Posts: